Bola.com, Turin - Juventus akan menjamu Lecce di Allianz Stadium pada laga pekan ke-18 Serie A, Minggu (4/1/2026) dini hari WIB. I Bianconeri bertekad membuka 2026 dengan cara terbaik, yakni memetik kemenangan kelima secara beruntun.
Kebangkitan Juventus di bawah arahan Luciano Spalletti semakin nyata. Tiga kemenangan beruntun di Serie A, ditambah satu kemenangan di kompetisi Eropa, membuat Juve kembali masuk jalur persaingan papan atas.
Saat ini, mereka berada di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan nilai 32. Juventus hanya terpaut empat poin dari Inter Milan yang menghuni puncak klasemen dan satu angka dari AS Roma di urutan keempat, atau batas akhir zona Liga Champions.
Kemenangan atas Pisa pada pekan lalu menjadi penegasan jika Juve mulai menemukan konsistensi. Dalam laga tersebut, Kenan Yildiz kembali menjadi pembeda lewat gol penting pada injury time babak kedua, sekaligus menandai kemenangan ketujuh dari delapan laga terakhir di semua kompetisi.
Catatan tersebut terasa istimewa jika mengingat Juventus sebelumnya membutuhkan 20 pertandingan untuk meraih tujuh kemenangan. Di bawah kendali Luciano Spalletti, progres signifikan mulai terlihat di Juve, meski kontrak sang pelatih hanya berlaku hingga akhir musim.
Dominan pada Awal Tahun
Lebih impresif lagi, I Bianconeri hanya kebobolan satu gol sepanjang periode tersebut. Mereka juga sukses menumbangkan rival langsung seperti AS Roma dan Bologna, sekaligus kian mendekat ke empat besar.
Secara historis, Juventus juga sangat dominan ketika membuka kalender baru. Mereka tak pernah kalah pada laga liga pertama setiap awal tahun sejak 2013, dengan catatan sembilan kemenangan dan tujuh clean sheet.
Rekor kandang pun berpihak pada mereka. Dari 22 pertemuan melawan Lecce di Turin, Juventus hanya sekali gagal mencetak gol dan rata-rata mencetak lebih dari dua gol per pertandingan. Satu-satunya kemenangan Lecce terjadi pada April 2004 dalam laga dramatis tujuh gol.
Lecce Berjuang Hindari Zona Degradasi
Di sisi lain, Lecce datang ke Turin dengan misi bertahan hidup. Pasukan Eusebio Di Francesco tersebut masih berjuang menjauh dari zona merah, meski mereka sempat menunjukkan tanda kebangkitan dengan dua kemenangan dari tiga laga.
Namun, performa itu langsung meredup setelah kekalahan telak 0-3 dari Como pada pekan lalu. Sejak pertengahan Oktober, Lecce gagal mencetak gol dalam enam dari 10 pertandingan Serie A, menjadikan mereka tim paling tumpul di liga sejauh ini.
Meski masih memiliki jarak empat poin dari zona degradasi, performa tandang Lecce juga jauh dari meyakinkan. Mereka kalah dalam empat dari tujuh laga tandang dan hanya mampu mencetak lima gol. Bertandang ke markas Juventus jelas bukan cara ideal untuk memulai tahun baru.
Prediksi Skor
Dengan kepercayaan diri tinggi dan konsistensi yang kian terjaga, Juventus diprediksi melanjutkan tren positif mereka. Meski tak langsung mencetak gol cepat, Bianconeri dikenal sebagai tim paling produktif di babak kedua Serie A musim ini, sebuah modal besar untuk mengamankan tiga poin.
Prediksi Bola.com:
- Juventus 2-0 Lecce
Prakiraan susunan pemain:
Juventus (3-4-2-1): Michele Di Gregorio; Pierre Kalulu, Gleison Bremer, Teun Koopmeiners; Andrea Cambiaso, Manuel Locatelli, Khéphren Thuram-Ulien, Weston McKennie; Edon Zhegrova, Kenan Yildiz; Jonathan David.
Pelatih: Luciano Spalletti
Lecce (4-3-3): Wladimiro Falcone; Christ-Owen Kouassi, Jamil Siebert, Tiago Gabriel, Antonino Gallo; Ylber Ramadani, Youssef Maleh, Mohamed Kaba; Santiago Pierotti, Nikola Stulic, Riccardo Sottil.
Pelatih: Eusebio Di Francesco