John Herdman Ungkap Alasan Terima Pinangan Timnas Indonesia, Singgung Bakat Lokal dan Naturalisasi

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya mengungkapkan alasannya menerima tawaran dari PSSI untuk menakhodai skuad Merah Putih. Dia menyinggung soal bakat pemain lokal hingga amunisi naturalisasi.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 03 Januari 2026, 17:25 WIB
John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB. Dia diikat kontrak 2 tahun, plus opsi perpanjangan 2 tahun. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya mengungkapkan alasannya menerima tawaran dari PSSI untuk menakhodai skuad Merah Putih. Dia menyinggung soal bakat pemain lokal hingga amunisi naturalisasi.

Hal itu disampaikan John Herdman saat diwawancarai oleh The Canadian Press. Laporan dari media asal Kanada itu terbit pada hari yang sama ketika Herdman diumumkan sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia, Sabtu (3/1/2026).

Advertisement

Juru taktik asal Inggris itu mengungkapkan alasannya menerima pekerjaan ini. Sebab, sebelumnya, dia telah menganggur tanpa pekerjaan setelah mengundurkan diri sebagai juru taktik Toronto FC pada November 2025.

Menurut Herdman, selama lebih dari setahun itu, dia tengah mencari pekerjaan yang tepat. Alasan utamanya menerima tantangan mengasuh skuad Garuda ialah karena fanatisme para penggemar dan suporternya.

“Ini tentang menemukan proyek yang tepat, satu yang bisa merasakan passion dan intensitas para suporter dan penggemar,” kata Herdman kepada The Canadian Press, seperti dikutip dari Toronto Star, Sabtu (3/1/2026).

 


Bakat Pemain Timnas Indonesia

John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB. Dia diikat kontrak 2 tahun, plus opsi perpanjangan 2 tahun. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Herdman mengatakan, alasan lainnya yang mendorongnya untuk menerima pekerjaan ini karena mempertimbangkan komitmen dari PSSI yang mencari seseorang dengan rekam jejak meloloskan tim ke Piala Dunia.

Menurut pelatih berusia 50 tahun itu, Indonesia sebetulnya tak jauh berbeda dengan Kanada. Sebab, kata Herdman, Indonesia memiliki banyak talenta lokal dan bisa dikombinasikan dengan amunisi keturunan yang dinaturalisasi.

“Yang saya lihat adalah bakat-bakatnya ada di sana. Rasanya sangat mirip dengan Kanada. Negara yang besar, banyak potensi dengan pemain lokal, tetapi juga kemampuan untuk merekrut pemain berpaspor ganda, yang sudah mereka mulai dalam perjalanan itu,” ujar Herdman.

 


Sudah Diumumkan Resmi

John Herdman juga dilaporkan sudah melakukan wawancara dengan perwakilan PSSI yang tengah berada di Eropa untuk mencari kandidat pelatih baru Timnas Indonesia. (AFP/Miguel Medina)

PSSI secara resmi telah mengumumkan penunjukkan John Herdman sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia, Sabtu (3/1/2026). Pihak federasi menarasikan penunjukkan John Herdman menjadi pelatih Timnas Indonesia sebagai "menandai dimulainya era baru sepak bola nasional".

"PSSI menyambut antusias kehadiran pelatih berusia 50 tahun tersebut. Ragam rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini. Dia tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia," jelas PSSI.

Selain bertugas sebagai nakhoda Timnas Indonesia, Herdman juga akan bertanggung jawab menangani Timnas U-23. Dia mendapatkan kontrak jangka panjang dengan skema 2+2 tahun, atau hingga 2029.

 


Dinanti Jadwal Padat

John Herdman dinanti tugas berat bersama Timnas Indonesia pada 2026. Mulai dari FIFA Series pada Maret, Piala AFF pada Juli-Agustus, hingga FIFA Matchday pada Juni, September-Oktober, dan November 2026.

"Pada tahun 2026, Herdman dan Timnas Indonesia telah menanti agenda padat. Timnas Senior akan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Matchday 23-31 Maret 2026," tulis rilis PSSI.

"Dilanjutkan agenda FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November, serta Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026," lanjut keterangan tertulis dari federasi tersebut.

Berita Terkait