John Herdman Menangani Tim Garuda, Pengamat Asal Malaysia Sebut Sepak Bola Indonesia Restart dan Mulai dari Nol Lagi

John Herdman akhirnya lolos dan terpilih sebagai nakhoda baru bagi Jay Idzes dkk. Asa besar prestasi sepak bola Indonesia pun digantungkan di pundak pria asal Inggris tersebut.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 05 Januari 2026, 11:45 WIB
John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB. Dia diikat kontrak 2 tahun, plus opsi perpanjangan 2 tahun. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Bola.com, Kediri - Jika berjalan sesuai rencana, PSSI akan segera memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia secara langsung setelah mengumumkannya melalui media sosial, Sabtu (3/1/2026).

Proses pencarian sosok pengganti Patrick Kluivert kali ini dilakukan PSSI dengan lebih cermat dan hati-hati. Perwakilan Federasi harus terbang ke Eropa melakukan fit and proper test untuk mewancarai langsung para calon jurutaktik Timnas Indonesia.

Advertisement

John Herdman akhirnya lolos dan terpilih sebagai nakhoda baru bagi Jay Idzes dkk. Asa besar prestasi sepak bola Indonesia pun digantungkan di pundak pria asal Inggris tersebut.

Namun, sejak dini Raja Isa Raja Akram Syah mengingatkan publik pencinta Tim Garuda jangan berekspektasi tinggi dengan kehadiran pelatih yang berhasil meloloskan Timnas Kanada di Piala Dunia 2022 Qatar lalu.

"Kalau saya boleh bilang, kini sepak bola Indonesia restart dan mulai dari nol lagi. Jadi semua stakeholder sepak bola Indonesia harus sabar melihat hasil kerja John Herdman. Publik jangan punya angan-angan tinggi. Biarkan semua berjalan wajar sesuai prosesnya," katanya.

 
 

Tetap Butuh Proses

Dirangkum dari Transfermarkt, John Herdman merupakan pelatih yang berpengalaman bersama Timnas Kanada. Ia pernah tampil bersama The Reds, julukan Timnas Kanada, di Piala Dunia 2023 Qatar, (AFP/Adrian Dennis)

Proses tersebut, lanjut pengamat sepak bola asal Malaysia itu, termasuk dinamika hasil pertandingan yang akan dijalani John Herdman bersama Timnas Indonesia nanti.

"Tak mudah bagi pelatih baru menangani tim baru. Jika nanti John Herdman dan Timnas Indonesia kalah di pertandingan, itu hal wajar, karena sepak bola butuh proses. Ada kalah dan menang," tegas Raja Isa.

"Mindset publik juga harus berubah, jangan selalu menuntut Timnas Indonesia harus menang terus," lanjut pelatih yang pernah menangani beberapa klub di Indonesia tersebut.


Jangan Ada Intervensi

Nama baru muncul sebagai kandidat pelatih Timnas Indonesia. Ia adalah John Herdman yang digadang-gadang akan duduk di kursi kepelatihan Skuad Garuda menggantikan Patrick Kluivert yang diberhentikan semenjak gagal membawa Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026. (AFP/Adrian Dennis)

PSSI punya komunikasi lebih harmonis lagi dengan publik, termasuk pemahaman dan perubahan pola pikir publik dengan pelatih baru ini.

"Saya amati publik masih belum bisa melupakan romantisme dengan Shin Tae-yong, dan ini sesuatu yang wajar. PSSI harus menyadarkan publik. PSSI juga harus konsisten dengan cita-citanya," ujar Raja Isa.

"Sebelum Shin Tae-yong sukses, dia juga mengalami banyak kekalahan di awal melatih Timnas Indonesia kan," lanjutnya.

Lebih penting lagi, lanjut pelatih berdarah keturunan Bugis ini, PSSI harus percaya dengan John Herdman dan jangan intervensi soal teknis.

"PSSI cukup memaparkan road map dan memantau kinerja John Herdman. Selanjutnya biar dia bekerja dengan tenang dan PSSI jangan campur tangan soal teknis. Saya kira dengan pengalamannya, John Herdman tahu apa yang harus dilakukan terhadap Timnas Indonesia," tuturnya.

Berita Terkait