BRI Super League: Terungkap, Bernardo Tavares Sosok di Balik Kebangkitan Persebaya!

Rupanya perubahan permainan Persebaya tak lepas dari peran pelatih baru mereka, Bernardo Tavares.

BolaCom | Wahyu PratamaDiterbitkan 05 Januari 2026, 17:45 WIB
Bernardo Tavares, PSM Makassar. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya memulai kompetisi BRI Super League 2025/26 dengan guncangan hebat. Kekalahan dari PSIM Yogyakarta pada pekan pembuka menjadi sinyal bahaya, walau pekan-pekan selanjutnya diraih dengan kemenangan.

Kritik tajam terus diarahkan ke Eduardo Perez sebagai pelatih kepala saat itu. Permainan yang monoton dan aliran bola yang kerap macet akhirnya menemui jalan buntu saat menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh.

Advertisement

Kegagalan demi kegagalan mendapatkan kemenangan mulai merembet ke kepercayaan Bonek. Puncaknya, ketika tim hanya sanggup bermain 1-1 atas rival mereka, Arema FC.

Manajemen pun langsung membuat keputusan tegas. Kebersamaan dengan Eduardo Perez berakhir prematur di akhir November.

 


Uston Nawawi Spesialis Interim

Pelatih Persebaya U-20, Uston Nawawi. (Bola.com/Aditya Wany)

Sebetulnya, hasil minor yang didapatkan tak sepenuhnya salah Eduardo Perez. Persebaya tengah dalam krisis pemain akibat cedera dan akumulasi saat pria asal Spanyol yang dilengserkan.

Uston Nawawi yang ditunjuk sebagai pelatih interim pun tak sanggup berbuat banyak. Minimnya opsi di bangku cadangan membuat Persebaya berjalan tanpa arah.

Tetapi permainan klub berjuluk Green Force itu mendadak berubah di pertengahan Desember. Bruno Moreira dkk seperti memiliki buku panduan baru dalam sistem permainan mereka.

 


Bernardo Tavares: Sosok di Balik Layar

Persebaya Surabaya menyambut era baru di awal tahun 2026. Klub berjuluk Green Force itu resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Rupanya perubahan permainan Persebaya tak lepas dari peran pelatih baru mereka, Bernardo Tavares. Walau raganya belum hadir, pemikirannya berhasil diaplikasikan.

Tavares memang tak langsung datang ke Surabaya setelah diumumkan manajemen. Pelatih berusia 45 tahun itu baru mendarat di Surabaya, kemarin (4/1/2026) malam.​

"Pekerjaan saya sudah dimulai sejak bulan Desember. Bukan saat mereka menang atau saat mereka seri. Begitu kesepakatan tercapai, saya sudah mulai bekerja untuk Persebaya," ungkap Tavares.

"Tidak ada periode (jeda) karena bagi saya kerja itu bukan saat saya tiba di sini. Saya dan asisten saya, Renato Duarte, sudah bekerja keras sebelum kami datang ke sini," tandasnya. 


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait