Bola.com, Bandung - Satria Muda Pertamina Bandung resmi menggelar acara peluncuran tim dan jersey anyar untuk menyambut musim kompetisi 2026 di GOR C-tra Arena, Kota Bandung, Senin (5/1/2025).
Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya perjalanan baru Satria Muda Pertamina Bandung di musim kompetisi 2026, dengan semangat juang yang semakin kuat.
Perkenalan kekuatan Satria Muda Pertamina Bandung dan jersey barunya itu, juga dihadiri Menpora RI; Erick Tohir, Wakil Gubernur Jawa Barat; Erwan Setiawan, Walikota Bandung; Muhammad Farhan, dan jajaran Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Komitmen klub dalam menatap musim baru ini tentu tidak lepas dari dukungan Pertamina sebagai sponsor utama, yang setia mendampingi perjalanan Satria Muda sejak 2015 hingga sekarang.
Managing Director Satria Muda Pertamina Bandung, Christian Ronaldo Sitepu, menegaskan arah klub pada musim 2026 dengan menyatakan musim 2026 menjadi momentum untuk melanjutkan konsistensi prestasi sekaligus memperkuat fondasi klub.
“Dukungan Pertamina yang telah bersama kami sejak 2015 bukan hanya soal sponsorship, tetapi kemitraan jangka panjang yang memberi stabilitas, kepercayaan, dan energi bagi Satria Muda untuk terus tumbuh,” ujar Christian.
Sosok yang juga merupakan legenda basket Indonesia ini optimistis terhadap perjalanan tim di musim ini sekaligus mengajak keterlibatan publik Bandung untuk terus memberikan dukungan.
“Kami sangat optimistis dengan komposisi tim, staf pelatih, dan seluruh elemen klub di musim 2026. Satria Muda kini jadi bagian dari Kota Bandung, dan kami mengajak seluruh warga Bandung untuk mendukung dan jadi bagian dari perjuangan kami sepanjang musim ini,” tegas Christian.
Fokus Mempersiapkan Diri
Djordje Jovicic selaku Pelatih Kepala Satria Muda Pertamina Bandung yang baru di musim ini memastikan kesiapan timnya menghadapi kompetisi IBL 2026 nanti.
“Kami menjalani persiapan dengan fokus tinggi, membangun sistem permainan yang disiplin dan konsisten. Para pemain juga menunjukkan komitmen dan etos kerja yang sangat baik,” tutur Djordje.
“Atmosfer di dalam tim sangat positif. Kami memiliki kedalaman skuat dan fleksibilitas taktik yang memberi banyak opsi. Tantangan musim baru tidak mudah, tetapi tim ini siap secara mental dan fisik untuk bersaing sejak awal,” lanjut Djordje.
Sementara itu, Sport Director SM, Youbel Sondakh menjelaskan bahwa pembentukan skuat musim ini dilakukan dengan perencanaan matang dan visi jangka panjang.
“Kami membangun tim dengan keseimbangan antara pengalaman, kualitas pemain lokal, dan kebutuhan taktis. Semua keputusan ini diarahkan untuk satu tujuan, membawa Satria Muda kembali menjadi juara dan sejalan dengan semangat #CityofChampions,” kata Youbel.
Mantan pelatih Satria Muda yang sudah mempersembahkan gelar juara di IBL All Indonesian Final 2025 ini juga menjelaskan filosofi di balik penunjukan pelatih kepala Djordje Jovicic.
“Kami memilih Djordje Jovicic karena filosofi kepelatihannya sejalan dengan identitas Satria Muda, disiplin, detail, dan berorientasi pada proses jangka panjang,” kata dia.
Bersamaan dengan itu, pihaknya membangun skuat Satria Muda dengan pertimbangan keseimbangan karakter, kebutuhan sistem permainan, serta mentalitas kompetitif, sehingga setiap pemain memiliki peran yang jelas dan saling melengkapi dalam satu kerangka tim yang solid.
Penuh Ambisi
Kapten tim, Abraham Damar Grahita menyoroti kondisi internal skuad Satria Muda Pertamina Bandung yang penuh ambisi dan determinasi.
“Kami menyadari betul tanggung jawab besar mengenakan jersey Satria Muda,terlebih kini membawa nama Bandung. Semangat di dalam tim sangat kuat, dan kami memiliki satu tekad yang sama, bekerja keras setiap hari untuk meraih gelar juara,” ujar Abraham
“Dukungan dari para pendukung yang setia dari dulu hingga sekarang menjadi motivasi terbesar kami. Perjuangan ini kami persembahkan untuk Kota Bandung dan seluruh keluarga besar Satria Muda,” tambah Abraham sambil mengakhiri.