Bocoran Reaksi Dingin Ruben Amorim Setelah Tiba-tiba Didepak MU

Ruben Amorim dikabarkan tidak terkejut dengan keputusan Manchester United (MU) yang memecatnya dari kursi pelatih

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 05 Januari 2026, 20:58 WIB
Pelatih Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim, bereaksi di akhir pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, Rabu (31-12-2025) dini hari WIB. (Oli SCARFF/AFP)

Bola.com, Jakarta - Ruben Amorim dikabarkan tidak terkejut dengan keputusan Manchester United (MU) yang memecatnya dari kursi pelatih, Senin (5/1/2026). Kabar itu diungkapkan jurnalis Sky Sports, Kaveh Solhekol, menyusul sinyal konflik internal yang sebelumnya sempat dilontarkan Amorim ke publik.

Pelatih asal Portugal itu resmi didepak sehari setelah hasil 1-1 kontra Leeds United yang menjadi laga terakhirnya bersama Setan Merah. Dalam pernyataannya setelah pertandingan tersebut, Amorim sempat mengisyaratkan adanya perebutan kekuasaan di internal klub.

Advertisement

Menurut laporan, Amorim sebenarnya sudah melihat tanda-tanda pemecatan tersebut. Kini, ia telah kembali berkumpul bersama keluarganya setelah MU mengakhiri masa jabatannya yang baru berjalan 14 bulan.

Manchester United telah menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Saat ini Fletcher menjabat sebagai pelatih kepala tim U-18 dan berpeluang menangani tim utama hingga akhir musim di Old Trafford.

Keputusan ini diambil di tengah upaya klub menstabilkan performa setelah serangkaian hasil yang kurang memuaskan di Liga Inggris. 

 


Sempat Menyimpan Optimisme

Manajer Manchester United (MU), Ruben Amorim. (Darren Staples / AFP)

Meski berujung pemecatan, Ruben Amorim disebut masih menyimpan optimisme untuk membalikkan keadaan. Menurut Solhekol, Amorim berharap bisa membawa MU finis di zona Liga Champions, terlebih dengan kembalinya beberapa pemain setelah tampil di Piala Afrika.

Namun, hasil imbang kontra Leeds membuat MU tertahan di posisi keenam klasemen Premier League, tertinggal tiga poin dari empat besar.

Dalam lima laga liga terakhir di bawah asuhan Amorim, Red Devils hanya meraih satu kemenangan, mengumpulkan enam poin dari 15 yang tersedia.

 


Masa Jabatan Terpendek Sejak Era Moyes

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, seusai laga Liga Inggris melawan West Ham di Old Trafford, Jumat, 5 Desember 2025. (AP Photo/Ian Hodgson)

Ruben Amorim sejatinya masih terikat kontrak hingga akhir musim 2026/2027. Namun, kebersamaannya dengan MU harus berakhir cepat setelah hanya memimpin 63 pertandingan.

Selama periode tersebut, Amorim mencatatkan 25 kemenangan, 15 hasil imbang, dan 23 kekalahan. Catatan ini menjadikannya pelatih permanen dengan masa jabatan terpendek sejak David Moyes pada musim 2013/2014.

Amorim menghabiskan 420 hari di Old Trafford, masih lebih lama dari Moyes yang hanya bertahan 295 hari, namun rata-rata 1,43 poin per pertandingan yang diraihnya menjadi yang terendah di era Premier League bagi MU.

Dengan berakhirnya era Ruben Amorim, Manchester United kini memasuki fase baru di bawah kendali sementara Darren Fletcher, sambil menunggu keputusan jangka panjang dari manajemen klub.   

Sumber: Give Me Sport, Sky Sport


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait