Dulu Bermimpi Jadi Manajer, Kini Darren Fletcher Benar-Benar Memimpin MU: Begini Kisi-Kisi Gaya Main Terbaru Setan Merah

Untuk sementara waktu, kendali Setan Merah berada di tangan Darren Fletcher yang ditunjuk sebagai manajer interim.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 06 Januari 2026, 09:30 WIB
Ralf Rangnick melakukan selebrasi bersama asisten pelatih Darren Fletcher usai Marcus Rashford mencetak gol kemenangan Manchester United atas West Ham United pada laga Liga Inggris 2021/2022. (AP/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Manchester United kini memasuki fase baru setelah kepergian Ruben Amorim. Untuk sementara waktu, kendali Setan Merah berada di tangan Darren Fletcher yang ditunjuk sebagai manajer interim.

Nama Fletcher tentu bukan sosok asing di Old Trafford. Mantan gelandang andalan Manchester United itu sudah lama menjadi bagian dari struktur klub, baik sebagai pemain maupun pelatih, sebelum akhirnya dipercaya mengisi peran penting di tengah situasi krusial.

Advertisement

Menariknya, kesempatan yang kini diterima Fletcher sejatinya bukan datang tanpa latar belakang mimpi dan ambisi pribadi. Jauh sebelum ditunjuk sebagai manajer interim, ia sudah pernah secara terbuka menyampaikan target tertingginya dalam dunia kepelatihan.

Kini, meski hanya bersifat sementara, Fletcher berada di panggung utama. Tantangan berat pun langsung menanti Manchester United, baik di kompetisi domestik maupun harapan terakhir meraih trofi musim ini.

 


Mimpi Besar Darren Fletcher di Old Trafford

8. Darren Fletcher - Menjadi tumpuan dibawah nahkoda Sir Alex Ferguson. Penampilan apiknya bersama Setan Merah tak tertular bersama timnas Skotlandia yang hingga saat ini gagal unjuk gigi di Piala Dunia. (AFP/Andrew Yates)

Dalam sebuah wawancara di podcast resmi Manchester United pada 2019, Darren Fletcher pernah mengungkapkan target kepelatihannya dengan sangat jelas. Ia menegaskan bahwa ambisinya sebagai pelatih tak berbeda jauh saat masih berstatus pemain.

“Tidak berbeda dengan ketika saya masih menjadi pemain. Saat itu, saya ingin bermain untuk klub terbesar dan terbaik di dunia,” ujar Fletcher.

“Itulah target yang saya pasang, dan untungnya saya bisa mewujudkannya di Manchester United. Ketika saya melangkah ke jenjang kepelatihan, tujuan saya adalah menjadi manajer Manchester United karena bagi saya itulah puncaknya,” lanjutnya.

“Tidak ada yang lebih besar dari itu. Apakah Anda bisa sampai ke sana atau tidak itu cerita lain. Hanya ada satu orang di posisi itu, dan jumlah pekerjaan manajer memang sangat terbatas,” tuturnya.

 


Sentuhan Fletcher Bersama Tim U-18 Manchester United

Pemain Chelsea, Kenedy (kiri) berebut bola dengan pemain West Bromwich Albion, Darren Fletcher (kanan) pada lanjutan Liga Premier Inggris di Stadion Stamford Bridge, Chelsea, Kamis (14/1/2016) dini hari WIB. (EPA/Sean Dempsey)

Sebelum dipercaya memegang peran interim di tim utama, Darren Fletcher menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih bersama tim U-18 Manchester United. Ia resmi mengambil alih posisi pelatih kepala pada Juli dan langsung membawa dampak positif.

Tim muda Setan Merah memulai musim dengan meyakinkan. Pada Agustus, mereka mencatat kemenangan telak 4-0 atas Brighton di ajang U-18 Premier League Cup. Tiga gol cepat di babak kedua menjadi cerminan filosofi permainan yang ingin Fletcher tanamkan.

“Serangan cepat, itu Manchester United yang sesungguhnya,” ucap Fletcher seusai laga.

“Saya memperlihatkan kepada mereka klip-klip lama tentang gol serangan balik Rooney, Ronaldo, Ji-sung Park, juga Giggs dan Kanchelskis. Saya mencoba menunjukkan sedikit DNA Manchester United. Dan hari ini itu terlihat, yang tentunya sangat fantastis,” tambahnya.

Fletcher menilai fleksibilitas menjadi kekuatan utama tim asuhannya. “Jika tim lawan ingin bermain terbuka, kami bisa mengalirkan bola di sekitar mereka. Jika mereka bermain dengan garis tinggi melawan pemain-pemain yang kami miliki di lini depan, kami bisa sangat mematikan,” ujarnya.

 


Jadwal Padat dan Tekanan di Tim Utama

Setelah memimpin Manchester United dalam laga Premier League melawan Burnley pada Rabu, klub berharap sudah bisa menunjuk manajer caretaker baru dalam waktu dekat. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, pelatih tersebut akan langsung dihadapkan pada laga penting.

Tugas pertama yang menanti adalah membawa Manchester United menjamu Brighton pada putaran keempat Piala FA, Minggu mendatang. Ajang ini menjadi satu-satunya harapan Setan Merah untuk meraih trofi musim ini.

Harapan itu muncul setelah United tersingkir dari Piala Liga usai kalah dari Grimsby Town dan gagal mengamankan tiket ke kompetisi Eropa.

Tekanan tak berhenti sampai di situ. Manchester United masih harus menghadapi jadwal berat di Premier League dengan duel melawan juara bertahan Manchester City serta pemuncak klasemen Arsenal sebelum akhir Januari.

Saat ini, United tertinggal empat poin dari Liverpool yang berada di posisi keempat, batas terakhir zona Liga Champions. Meski demikian, peluang masih terbuka karena posisi kelima berpotensi kembali mengantarkan tiket ke kompetisi elite Eropa.

Dalam situasi penuh ketidakpastian ini, peran Darren Fletcher, meski sementara, bisa menjadi fase penting dalam perjalanan Manchester United musim ini.

Sumber: BBC Football


Persaingan di Liga Inggris 2025/2026

Berita Terkait