Respons Xabi Alonso soal Keributan antara Vinicius Jr dengan Diego Simeone pada Semifinal Piala Super Spanyol: Tidak Hargai Pemain Lawan!

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, turut angkat bicara mengenai momen kontroversial yang terjadi antara pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone dengan pemain Real Madrid Vinicius Junior dalam laga semifinal Piala Super Spanyol di Riyadh, Arab Saudi hari Jumat (09/01/2025) dini hari WIB.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 09 Januari 2026, 10:10 WIB
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memberi gestur pada laga semifinal Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana antara Real Madrid vs Atletico Madrid di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Kamis, 8 Januari 2026. (AP Photo/Altaf Qadri)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, turut angkat bicara mengenai momen kontroversial yang terjadi antara pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone dengan pemain Real Madrid Vinicius Junior dalam laga semifinal Piala Super Spanyol di Riyadh, Arab Saudi hari Jumat (09/01/2025) dini hari WIB. 

Pada laga ini, Real Madrid mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 2-1. Namun bukan hasil akhir yang jadi sorotan utama, melainkan keributan antara Vinicius Jr dengan Diego Simeone. 

Advertisement

Pemicunya adalah kata-kata sarkas Diego Simeone kepada Vinicius Jr. Diego Simeone berkata Vinicius Jr bakal ditendang Presiden Real Madrid Florentino Perez karena performa buruknya. 

Insiden keduanya memuncak saat Vinicius Jr ditarik keluar pengujung babak kedua. Pemain asal Brasil itu kembali terlibat perdebatan sampai harus dicegah oleh banyak orang. 

 

 

 


Alonso: Tidak Suka Sikap Simeone

Pemain Real Madrid, Vinicius Jr dan pelatih Athletico Madrid, Diego Simeone terlibat adu mulut dalam laga semifinal Piala Super Spanyol di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (9/1) dini hari WIB. (AFP/Fadel Senna)

Usai laga, Xabi Alonso menegaskan dirinya tidak menyukai sikap Diego Simeone dan menilai ada batas yang tidak boleh dilanggar di atas lapangan.

"Saya tidak menyukai momen itu. Cholo (panggilan Diego Simeone) mengatakan sesuatu kepadanya dan hal-hal seperti itu sudah melampaui semangat yang seharusnya Anda miliki terhadap sesama rekan seprofesi,” ujar Alonso.

“Saya tidak suka jika ada yang berbicara kepada kolega dengan cara seperti itu. Tidak semuanya boleh dilakukan. Saya sudah membicarakannya dengan Vinicius dan itu menjadi urusan kami berdua,” tambahnya.


Tidak Menjungjung Tinggi Sportivitas

Alonso menekankan pentingnya rasa hormat, termasuk kepada pemain lawan, sebagai bagian dari sportivitas.

"Saya berusaha selalu menghormati pemain dari tim lawan. Ketika saya melihat apa yang dikatakan Simeone, saya semakin tidak menyukainya," ungkap eks juru taktik Bayer Leverkusen itu. 

"Itu bukan contoh atlet yang baik. Tidak semuanya boleh dilakukan, Anda harus menghormati lawan. Segala sesuatu yang terjadi di lapangan ada batasnya,” tegas Alonso.

Sumber: Football Espana 


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait