Sekjen FAM Lolos dari Jerat Hukum atas Kasus Dokumen Bodong 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia

Kabar terbaru, Sekjen FAM, dinyatakan tidak bersalah atas dokumen bodong tujuh pemain naturalisasi timnas.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 09 Januari 2026, 15:45 WIB
Ilustrasi FAM, Timnas Malaysia. (Dok. fam.org.my)

Bola.com, Jakarta - Polemik di sepak bola Malaysia atas kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi, rupanya tidak akan menyeret Sekretaris Jenderal Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Noor Azman Rahman.

Sebelumnya, Induk sepak bola dunia (FIFA) mengungkap bukti terkait pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi oleh FAM.

Advertisement

Ketujuh pemain yang dinaturalisasi secara ilegal oleh FAM adalah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Kabar terkini, Datuk Noor Azman Rahman dinyatakan tidak bersalah atau terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain tersebut.


Kelalaian Administratif

Ilustrasi Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Timnas Malaysia. (Bola.com/ X FA Malaysia)

FAM dalam sebuah pernyataan mengkonfirmasi bahwa Komite Disiplin setelah menggelar pertemuan, memutuskan bahwa penangguhan Noor Azman telah berakhir. Hal ini membuatnya kembali menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris Jenderal FAM seperti biasa.

"Komite Disiplin FAM yang dipimpin oleh Datuk Dr Baljit Singh Sidhu telah bertemu dan setelah mempertimbangkan masa penangguhan yang dikenakan kepadanya dan juga laporan Komite Investigasi Independen (IIC) tertanggal 15 Desember 2025," bunyi pernyataan FAM dikutip dari Berita Harian.

"Komite memutuskan untuk mengembalikan Noor Azman ke tugasnya sebagai Sekretaris Jenderal FAM dengan segera."

"Dengan keputusan terbaru ini, menunjukkan bahwa Noor Azman hanya terlibat dalam kelalaian administratif dan tidak bersalah atau terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen," jelas FAM.


Sempat Ditangguhkan

Pemain Tmnas Vietnam, Chau Ngoc Quang (kiri), berebut bola dengan pemain Timnas Malaysia, Facundo Tomas Garces (2 kiri), dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia AFC Grup F di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 10 Juni 2025. (Mohd RASFAN / AFP)

Setelah kasus dokumen bodong pemain naturalisasi Timnas Malaysia terkuak, Noor Azman ditangguhkan dari posisi Sekjen FAM pada 17 Oktober 2025. Lalu, Komite Eksekutif FAM pada tanggal 22 Desember 2025 membahas hasil laporan dari Komite Investigasi Independen (IIC).

Hasilnya memutuskan melanjutkan penangguhan Noor Azman dan membawa kasus tersebut ke Komite Disiplin FAM untuk tindakan lebih lanjut.

Kini, ia sudah resmi dinyatakan tidak bersalah, dan akan kembali bekerja di lingkungan FAM.

Berdasarkan catatan, Noor Azman, diangkat sebagai Sekretaris Jenderal FAM pada September 2022, menggantikan Mohd Saifuddin Abu Bakar.


Sanksi untuk FAM dan Pemain

Pemain Malaysia, Rodrigo Holgado berusaha mencetak gol ke gawang Vietnam dalam laga Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (10/06/2025). (AFP/Mohd Rasfan)

Pada 26 September 2025, FIFA dalam pernyataan resminya mengkonfirmasi bahwa FAM dan ketujuh pemain naturalisasi Harimau Malaya terbukti melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA.

Kemudian FIFA menjatuhkan sanksi denda 350.000 franc Swiss ke FAM. Sementara, ketujuh pemain dilarang bermain selama setahun plus denda 2.000 franc Swiss.

Pada 3 November 2025, Komite Banding FIFA menolak banding FAM dan semua pemain yang terlibat sehingga menguatkan keputusan Komite Disiplin sebelumnya.

 

Sumber: Berita Harian

Berita Terkait