BRI Super League: Jean-Paul van Gastel Tanggapi Curhatan Johnny Jansen soal Rekrutmen Pemain Bali United

Begini tanggapan pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, terhadap komentar Johnny Jansen terkait perekrutan pemain di Bali United.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 09 Januari 2026, 16:30 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, angkat bicara terkait pernyataan pelatih Bali United, Johnny Jansen, yang mengungkap metode perekrutan pemain di klub berjuluk Serdadu Tridatu.

Johnny Jansen sempat buka-bukaan dengan media Belanda, Leeuwarder Courant. Ia menyoroti sistem pencarian pemain Bali United yang dinilainya belum memiliki scouting system murni dan masih bergantung pada tawaran agen.

Advertisement

Bahkan, menurut Johnny, pemilik klub kerap menerima kiriman video YouTube pemain lengkap dengan data dari Transfermarkt, sebelum akhirnya diteruskan kepadanya.

"Lalu ia menghubungi saya dan berkata, 'kita sedang mencari penyerang, kan. Apakah pemain ini cocok?' Begitulah cara kerjanya di sini," ungkap Jansen kepada Leeuwarder Courant dilansir dari Fean Online belum lama ini.


Respons Van Gastel

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, dalam laga pekan kelima BRI Super League 2025/2026 melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (14/9/2025). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan).

Menanggapi hal tersebut, Van Gastel menilai situasi seperti itu merupakan realitas yang lazim terjadi di sepak bola Indonesia. Ia menyebut, pelatih pada akhirnya harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi internal klub masing-masing.

"Begitulah cara orang-orang bekerja di sini. Jadi, kita harus menyesuaikan diri atau mencoba melakukannya, atau mungkin dalam kasus Johnny, dia harus berbicara dengan manajemen dan mencoba melakukan dengan caranya sendiri," ujar Van Gastel, Jumat (9-1-2026).

"Tapi, bagi saya, itu bukan pilihan karena tidak ada anggaran untuk kami," kata juru latih berusia 53 tahun tersebut sembari tertawa.

Ya, sudah berulang kali Van Gastel mengungkap bahwa PSIM tidak memiliki anggaran tambahan di bursa transfer paruh musim ini. Seluruh perencanaan perekrutan pemain telah dilakukan manajemen sejak pramusim.

"Seperti yang sudah saya katakan beberapa kali, manajemen sudah melakukannya di pramusim. Mereka berhasil membuat Donny Warmerdam dan Anton Fase beradaptasi dengan tim, dan itu saja," ucapnya.


Melepas 3 Pemain

Aksi pemain PSIM Yogyakarta, Rafinha, pada laga uji coba pramusim melawan Bali United (Ofisial X PSIM, @PSIMJOGJA)

Pemilik lisensi UEFA Pro itu menegaskan bahwa kondisi tersebut telah disampaikan secara terbuka oleh manajemen kepadanya. Van Gastel pun memilih untuk menerima situasi yang ada dan tidak mempermasalahkan.

"Dan mereka (manajemen) memberitahukan hal ini kepada saya. Bagi saya, itu bukan masalah. Jadi, semoga ada anggaran. Tapi, untuk saat ini, tidak ada anggaran. Jadi, itulah situasinya," tutur Van Gastel.

Menjelang dibukanya jendela transfer Januari ini, PSIM telah resmi melepas tiga pemain. Bomber Brasil, Rafinha, dijual ke PSIS Semarang. Sedangkan dua talenta muda; Ikhsan Chan dan Diandra Diaz dipinjamkan ke FC Bekasi City.

Berita Terkait