Kaesang Pangarep Siap Penuhi 5 Poin Tuntutan Suporter: Rombak Komposisi Skuad demi Lolos Degradasi

Pemilik Persis Solo, Kaesang Pangarep, berjanji untuk melaksanakan seluruh tuntutan yang dilayangkan oleh elemen suporter untuk menyelamatkan tim.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 09 Januari 2026, 19:00 WIB
Dirut Persis Solo, Kaesang Pangarep, memberikan pernyataan saat konferensi pers Piala Presiden 2022 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Senayan City, Jakarta pada Senin (06/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Solo - Pemilik Persis Solo, Kaesang Pangarep, berjanji untuk melaksanakan seluruh tuntutan yang dilayangkan oleh elemen suporter untuk menyelamatkan Laskar Sambernyawa agar bertahan di BRI Super League 2025/2026.

Pernyataan itu disampaikan Kaesang setelah menggelar pertemuan dengan elemen suporter di Kota Solo, Jumat (9/1/2026). Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup itu, suporter menyampaikan sederet tuntutannya di tengah kondisi Persis Solo yang tak baik-baik saja.

Advertisement

Setidaknya ada lima poin tuntutan yang disodorkan suporter kepada pemilik klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu. Pertama, suporter mendesak pemilik klub untuk turun langsung mendampingi tim pada putaran kedua BRI Super League.

Kedua, klub harus melakukan perombakan komposisi skuad agar bisa mendapatkan hasil maksimal. Sedangkan tuntutan ketiga ialah mendesak pemilik klub untuk mencopot sejumlah posisi di tubuh manajemen yang tidak bekerja secara maksimal.

Untuk poin keempat, suporter meminta pemilik klub untuk selalu meninjau kinerja manajemen pada musim ini. Adapun untuk poin tuntutan terakhir yakni menegaskan kewajiban owner klub untuk menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari ancaman degradasi.

 


Siap Penuhi Tuntutan

Persis Solo menelan kekalahan 1-3 dari Persita Tangerang pada laga pekan ke-16 BRI Super League di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/1/2026) sore WIB. (dok. Persis Solo)

Kaesang menegaskan kesiapannya untuk melaksanakan semua tuntutan yang diberikan suporter. Menurut dia, desakan pihak suporter sebetulnya mudah dilakukan. Dia optimistis membawa Persis bertahan di kasta tertinggi.

“Insya Allah kami akan meminta manajemen untuk bisa memperbaiki diri. Tadi, teman-teman suporter juga sudah menyampaikan tuntutan. Insya Allah kami akan laksanakan seluruh tuntutan dari suporter,” kata Kaesang, Jumat (9/1/2026).

“Sebetulnya, tuntutan dari teman-teman suporter enggak ribet kok. Semuanya mudah. Dan teman-teman suporter sangat sportif dengan kami di manajemen. Suporternya sudah optimistis, kami kok manajemen enggak optimistis? Harus bisa (bertahan di kasta tertinggi),” lanjut dia.

 


Manajemen Berbenah

Kapten Persis Solo, Rian Miziar, saat berebut bola dengan pemain asing PSIS Semarang dalam duel Derbi Jawa Tengah yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (17/8/2024). (Bola.com/Radifa Arsa)

Sementara itu, Direktur PT Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan, siap menjalankan tuntutan yang diberikan kepada pihak manajemen. Dia berjanji untuk memperbaiki performa skuad asuhan Milomir Seslija pada putaran kedua.

“Dari teman-teman suporter, hasil yang dicapai Persis Solo saat ini memang tidak seperti harapan. Lalu, teman-teman meminta bertemu dengan owner selaku pihak yang memiliki keputusan paling mutlak,” kata Ginda.

“Kami, dari manajemen, diharapkan bisa memberikan yang terbaik. Apalagi, ini sudah mau memasuki putaran kedua, baik itu dari performa tim maupun internal. Manajemen diminta lebih peka dengan segala permasalahan yang ada,” imbuh dia. 

 


Menuju Bursa Transfer

Selain itu, Ginda menyebut apabila pihaknya akan memaksimalkan waktu tersisa menuju putaran kedua ini untuk melakukan belanja pemain baru demi mengakhiri tren 15 pertandingan tanpa kemenangan.

“Teman-teman suporter menyampaikan tuntutan yang jelas. Mereka juga menginginkan ketegasan. Dan Mas Kaesang juga sudah menyanggupi. Beliau menyampaikan bahwa kita akan berusaha semaksimal mungkin di waktu yang tersisa ini.”

“Suporter meminta tim yang lebih baik. Jangan sampai kemarin, di kandang saja tidak bisa menang. Kami tahu sebetulnya, bursa transfer baru akan dibuka pada tanggal 10,” ujar Ginda Ferachtriawan.

 


Dihantui Tren Buruk

Sampai saat ini, Laskar Sambernyawa masih belum bisa merasakan kemenangan. Rekor buruk itu setidaknya sudah berlangsung selama 15 pertandingan terakhir di kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Sebagai informasi, Laskar Sambernyawa terakhir kali merasakan kemenangan pada pertandingan pekan pertama, tepatnya saat menumbangkan Madura United dengan skor 1-2 di kandang lawan.

Sejak saat itu, sudah tak ada lagi hasil positif yang bisa diukir oleh Laskar Sambernyawa. Hingga akhirnya, mereka harus puas berada di posisi juru kunci klasemen karena hanya mengoleksi tujuh poin dari 17 laga.