Emil Audero dkk. Dapat Pesan Khusus Jelang Cremonese Vs Juventus: Yuk, Lebih Fokus di Menit-Menit Akhir!

Cremonese yang diperkuat kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali menjalani laga tidak mudah. Mereka akan meladeni tuan rumah raksasa Italia, Juventus.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 12 Januari 2026, 11:00 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, bermain gemilang saat membawa Cremonese menghadapi Lazio pada laga pekan ke-16 Serie A di Stadio Olimpico, Minggu (21/12/2025) dini hari WIB. Berkat kontribusi Emil, Cremonese bermain imbang 0-0 kontra Lazio. (AFP/Andreas SOLARO)

Bola.com, Jakarta - Cremonese yang diperkuat kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali menjalani laga tidak mudah. Mereka akan meladeni tuan rumah raksasa Italia, Juventus dalam lanjutan Serie A 2025/2026, Selasa (13/1/2026) dini hari WIB.

Duel kedua tim merupakan partai ke-20 Serie A musim ini, dan Juventus lebih diunggulkan. Selain karena materi pemain yang jauh lebih unggul, Bianconeri punya keuntungan bermain di hadapan pendukungnya sendiri.

Advertisement

Juventus juga punya bekal apik, mereka menang 2-1 atas Cremonese di pertemuan pertama pada awal November tahun lalu. Di pertandingan sebelumnya, Juventus melumat Sassuolo 3-0 pekan lalu.

Kualitas Juventus menjadi hal yang benar-benar wajib diwaspadai skuad Cremonese. Seperti yang diungkapkan pelatihnya, Davide Nicola menjelang pertandingan.

 


Kehebatan Juventus

Penyerang Cremonese asal Inggris #10, Jamie Vardy (kanan), merayakan golnya dalam pertandingan Serie A Italia antara Cremonese dan Juventus di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Minggu (2-11-2025) dini hari WIB. (MARCO BERTORELLO/AFP)

Davide Nicola dalam pernyataannya sebelum pertandingan, menyebut Juventus adalah tim dengan kualitas tinggi, penuh ambisi di jalur juara.

Sosok pelatih senior Luciano Spalletti, skuad berkualitas, hingga atmosfer tifosi Juventus di kandang sendiri, menjadi nilai yang lebih superior ketimbang Cremonese.

"Mereka menjadi lebih percaya diri dengan metode kerja pelatih mereka, pendekatan di lapangan. Tanpa basa-basi, mereka adalah tim berkualitas tinggi yang telah memulai perjalanan kembali ke posisi mereka yang sebenarnya," tutur Davide Nicola.

"Mereka tentu ingin memberikan yang terbaik di depan para penggemar mereka di kandang, tetapi seperti biasa, kami akan bekerja keras untuk mengalahkan mereka," lanjut sang pelatih Cremonese

 


Fokus di Menit Krusial

Andrea Cambiaso dari Juventus melepaskan tembakan dalam pertandingan Serie A antara Cremonese dan Juventus di Cremona, Italia, Sabtu, 1 November 2025. (Alberto Mariani/LaPresse via AP)

Cremonese sudah lima pertandingan terakhirnya kesulitan untuk menang, setelah hanya meriah dua kali imbang dan tiga kali kalah. Sorotan juga tertuju pada tingkat konsentrasi I Grigiorossi yang selalu kebobolan di menit-menit akhir dalam dua laga beruntun.

Mereka kebobolan gol Moise Kean saat melawan Fiorentina, membuat Cremonese gagal mencuri poin. Begitu pula saat menjamu Cagliari, gawang Emil Audero kemasukan di menit ke-88, memaksa laga berakhir imbang 2-2.

"Ada hal positif maupun negatif dapat terjadi. Yang penting adalah melanjutkan apa yang sedang kita lakukan: Saya menikmati pertandingan terakhir, dan saya berharap kita bisa tampil lebih baik lagi besok, terutama ketika kita tidak menguasai bola," jelas Davide Nicola

 


Rekor Pertemuan Kontra Juventus

Melansir data dari Statmuse, tercatat sudah delapan kali Emil Audero menghadapi Juventus, yang merupakan mantan klubnya. Hasilnya, Audero lebih banyak menelan kekalahan setiap bertemu Bianconeri.

Pertemuan terakhir adalah di Stadion Giovanni Zini tanggal 2 November 2025. Cremonese kalah 1-2 dari Juventus, gawang Emil Audero kebobolan gol dari Filip Kostic dan Andrea Cambiaso.

Sementara ari delapan pertemuan melawan Juventus, Emil Audero hanya sekali mencatat clean sheet saat berbagi angka 0-0 pada Agustus 2022. Selebihnya, gawang Emil Audero bobol 16 kali dari para penggawa Juventus.

Musim ini, Emil Audero telah bermain 15 laga di Serie A bersama Cremonese, dengan rangkuman 16 kali kemasukan dan lima kali nirbobol dalam 1.350 menit.

Sumber: Cremonese


Persaingan di Liga Italia

Berita Terkait