Baru Sampai dari Jeddah Langsung Diajak Meeting Pemecatan dengan Real Madrid, Xabi Alonso Alami Kelelahan Mental

Kekalahan menyakitkan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol akhirnya menjadi penanda berakhirnya perjalanan Xabi Alonso bersama Real Madrid.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 13 Januari 2026, 07:29 WIB
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso saat laga Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 melawan Al Hilal di Hard Rock stadium, Miami, Amerika Serikat, Kamis (19/06/2025) WIB. (AFP/Dan Mullan)

Bola.com, Jakarta - Kekalahan menyakitkan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol akhirnya menjadi penanda berakhirnya perjalanan Xabi Alonso bersama Real Madrid. Klub raksasa Spanyol itu memutuskan berpisah dengan sang pelatih hanya beberapa jam setelah kembali dari Arab Saudi.

Real Madrid takluk 2-3 dari Barcelona dalam partai final yang digelar di Jeddah, Minggu waktu setempat. Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Los Blancos yang kembali gagal di partai puncak melawan rival abadinya untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Advertisement

Rombongan Real Madrid tiba di ibu kota Spanyol pada Senin dini hari. Tak lama berselang, sebuah pertemuan penting digelar di Valdebebas antara manajemen klub dan Xabi Alonso. Dalam pertemuan itu, masa depan sang pelatih akhirnya diputuskan.

Media Spanyol AS melaporkan, suasana pertemuan tersebut berlangsung berat. Alonso disebut menunjukkan kelelahan mental setelah berbulan-bulan berada di bawah tekanan akibat performa tim yang tak kunjung stabil.

 


Proyek Alonso Mulai Diragukan Manajemen

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan instruksi saat timnya berhadapan dengan Real Sociedad pada pekan 4 Liga Spanyol 2025/2026, Sabtu (13/9/2025) malam WIB. (ANDER GILLENEA / AFP)

Dalam laporan yang sama, manajemen Real Madrid disebut telah lama menyimpan keraguan terhadap proyek yang dibangun Alonso. Sejak resmi menangani tim pada Juni lalu, Los Blancos kerap tumbang setiap kali berhadapan dengan tim-tim besar.

Paris Saint-Germain, Atletico Madrid, Liverpool, Manchester City, hingga Barcelona menjadi deretan lawan yang gagal ditaklukkan Madrid di era Alonso. Catatan itu membuat posisi sang pelatih kian sulit dipertahankan.

Meski Alonso tidak sepenuhnya dipersalahkan atas rentetan hasil tersebut, pertemuan di Valdebebas akhirnya berujung pada keputusan untuk mengakhiri kerja sama. Real Madrid kemudian merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi perpisahan tersebut.

Tak lama setelah itu, klub juga mengumumkan Álvaro Arbeloa sebagai pelatih anyar tim utama. Mantan bek kanan Madrid itu naik dari Castilla untuk mengisi salah satu kursi paling panas di dunia sepak bola.

 


Keputusan Cepat yang Mengguncang Internal Klub

Penyerang Real Madrid asal Brasil #07, Vinicius Junior, berjalan melewati pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso, saat ia digantikan dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan FC Barcelona di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 26 Oktober 2025. (Oscar DEL POZO/AFP)

Sebenarnya, masa depan Alonso memang sudah berada di ujung tanduk sebelum final Supercopa digelar. Namun, keputusan untuk memecatnya hanya hitungan jam setelah laga tetap mengejutkan banyak pihak.

AS menyebut keputusan tersebut sebagai “bom besar” yang dampaknya terasa kuat di internal klub. Meski pertemuan antara Alonso dan manajemen sudah diketahui, hampir tak ada yang membayangkan hasil akhirnya adalah pemecatan secepat itu.

Dengan total hanya 34 pertandingan bersama tim utama, Alonso kini resmi meninggalkan Real Madrid. Ia digantikan oleh Arbeloa yang belum pernah menangani satu pun laga di level tertinggi sebagai pelatih kepala.

 


Dukungan Pemain dan Tantangan ke Depan

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso (kanan), memberikan instruksi pada Arda Guler di laga kontra Celta Vigo di pekan ke-15 La Liga 2025/2026 di Santiago Bernabeu, Senin (08/12/2025) dini hari WIB.

Sejumlah pemain bintang Real Madrid disebut memberikan dukungan terbuka kepada Alonso. Nama-nama seperti Kylian Mbappé, Rodrygo, dan Federico Valverde dikabarkan menunjukkan simpati atas keputusan klub.

Real Madrid sendiri melepas Alonso dengan pesan emosional, menyebut pria berusia 44 tahun itu sebagai legenda klub yang akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Los Blancos.

Kini, sorotan beralih ke para pemain. Paruh kedua musim akan menjadi ujian berat bagi skuad Madrid jika mereka ingin menyelamatkan musim dan mengamankan setidaknya satu trofi besar di bawah arahan pelatih baru.


Persaingan di Liga Spanyol

Berita Terkait