Pep Guardiola Tahu Manajer Paling Tepat untuk Gantikan Ruben Amorim di MU

Pep Guardiola tahu siapa manajer yang tepat untuk menggantikan Ruben Amorim di MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 13 Januari 2026, 12:15 WIB
Pertemuan Ruben Amorim dan Pep Guardiola pada laga pekan ke-4 Premier League musim 2025/2026 - AP Photo/Dave Thompson

Bola.com, Jakarta - Manchester United bersiap menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih sementara hingga akhir musim 2025/26, menyusul pemecatan Ruben Amorim pada pekan lalu.

Keputusan ini sejalan dengan preferensi pemilik klub, INEOS, yang ingin menempuh opsi caretaker untuk paruh kedua musim sebelum menunjuk manajer permanen pada musim panas mendatang.

Advertisement

Sejak Amorim angkat kaki dari Old Trafford, spekulasi mengenai sosok pengganti terus bergulir. Namun, MU tampaknya memilih menahan diri.

Pasar pelatih diyakini akan jauh lebih terbuka selepas musim berakhir, terlebih dengan sejumlah nama besar yang kontraknya akan habis, seperti Andoni Iraola, Oliver Glasner, Mauricio Pochettino, dan Thomas Tuchel.

Meski begitu, untuk dua nama terakhir, MU harus menunggu hingga Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko rampung jika ingin merekrut mereka.

 


Carrick di Depan, Solskjaer di Belakang

Manajer Middlesbrough asal Inggris, Michael Carrick, bereaksi selama pertandingan sepak bola leg pertama semifinal Piala Liga Inggris antara Middlesbrough dan Chelsea di Stadion Riverside di Middlesbrough, timur laut Inggris pada 9 Januari 2024. (Oli SCARFF/AFP)

Dalam bursa caretaker, dua nama internal sempat mengemuka: Michael Carrick dan Ole Gunnar Solskjaer.

Carrick kini berada di posisi terdepan dan akan mendapatkan kesempatan membuktikan kapasitasnya di sisa musim, sekaligus membuka peluang untuk dipertahankan secara permanen jika mampu memberikan dampak signifikan.

Sementara itu, satu nama eksternal sempat mencuat: Luis Enrique. Namun, pelatih Paris Saint-Germain tersebut secara terbuka membantah rumor yang mengaitkannya dengan kursi panas MU, menyusul kabar adanya konflik internal di Paris.

'Ini rumor yang selalu beredar di PSG. Kami sudah terbiasa. Itu urusan pribadi dan akan tetap seperti itu. Ada banyak berita palsu dan itu tidak akan mengganggu pemain maupun tim," ujar Luis Enrique.

 


Nama Lain yang Jarang Dibicarakan

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, merayakan kemenangan atas Nottingham Forest pada laga pekan ke-18 Premier League di Stadion The City Ground, Sabtu (27/12/2025). (Joe Giddens/PA via AP)

Di tengah ramainya spekulasi, ada satu nama yang luput dari perhatian publik, tetapi tidak dari radar internal MU: Roberto De Zerbi.

Jurnalis terkemuka, David Ornstein, mengungkapkan bahwa pelatih asal Italia itu pernah masuk daftar serius kandidat MU sebelum penunjukan Amorim.

"Saya pikir dua nama yang melaju paling jauh terakhir kali sebelum Amorim ditunjuk adalah Thomas Tuchel dan De Zerbi," kata Ornstein kepada Sky Sports.

Ia menambahkan, De Zerbi mendapatkan respek besar dari kalangan elite sepak bola, termasuk Pep Guardiola, yang secara terbuka memujinya sebagai satu di antara pelatih terbaik dunia.

“Banyak orang punya pandangan masing-masing soal dia, tapi saya selalu penasaran melihat apa yang bisa dilakukan De Zerbi di level tertinggi sepak bola Eropa. United sangat menghargainya waktu itu, jadi bukan tidak mungkin mereka menoleh kembali ke arah yang sama," lanjut Ornstein.

 


Sosok yang Sempurna

Pelatih Brighton, Roberto De Zerbi memberikan tepuk tangan setelah timnya menang atas Marseille pada laga terakhir Grup B Liga Europa 2023/2024 di American Express Community Stadium, Brighton, Inggris, Jumat (15/12/2023). (AP Photo/Ian Walton)

Kekaguman Guardiola terhadap De Zerbi bukan rahasia. Manajer Manchester City itu secara konsisten memuji gaya bermain tim-tim asuhan De Zerbi, bahkan mengakui penderitaannya saat harus menghadapinya.

Usai laga melawan Brighton pada 2024, Guardiola menyampaikan pujian panjang lebar.

"Dia berani. Tidak peduli siapa lawannya, dia selalu ingin memaksakan permainannya. Proses build-up yang dia bangun itu luar biasa," kata Guardiola.

"Saya pikir dia sosok yang sempurna di dunia sepak bola karena tim-timnya sangat menarik. Saat saya di rumah, saya suka menontonnya. Tapi, ketika saya jadi lawannya, saya menderita."

Guardiola bahkan menempatkan De Zerbi dalam kategori elite sejarah kepelatihan modern.

"Saya sangat yakin dengan apa yang saya katakan: dia adalah salah satu pelatih paling berpengaruh dalam 20 tahun terakhir. Tidak ada tim lain yang bermain seperti mereka. Itu unik."

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait