Max Biaggi Sentil Ducati: Aprilia Satu-satunya Pabrikan Italia di MotoGP

Max Biaggi menilai Aprilia sebagai satu-satunya pabrikan Italia sejati di MotoGP, sembari menyindir Ducati.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 14 Januari 2026, 05:15 WIB
Mantan pembalap MotoGP, Max Biaggi. (AFP/GUILLAUME SOUVANT)

Bola.com, Jakarta - Juara dunia 4 kali kelas 250cc, Max Biaggi, melontarkan pernyataan kontroversial terkait identitas tim pabrikan di MotoGP. Biaggi menilai Aprilia sebagai satu-satunya pabrikan Italia sejati di MotoGP, sembari menyindir Ducati.

Biaggi yang kini menjabat sebagai duta Aprilia, menyampaikan pandangannya dalam wawancara bersama TNT Sport. Menurutnya, faktor kepemilikan menjadi elemen penting dalam menentukan identitas sebuah pabrikan di MotoGP.

Advertisement

Dalam wawancara tersebut, Biaggi mengaku bangga dengan keterlibatannya bersama Aprilia yang telah berlangsung hampir satu dekade. Ia menegaskan Aprilia merupakan satu-satunya pabrikan Italia yang tersisa di paddock MotoGP.

"Saya telah menjadi duta Aprilia hampir 10 tahun, dan merupakan sebuah kehormatan besar bisa dikaitkan dengan pabrikan ini, yang secara jujur merupakan satu-satunya pabrikan Italia di paddock. Kita tahu Ducati adalah pabrikan Jerman karena kepemilikannya oleh Audi,” ujar Biaggi.

Pernyataan itu jelas menyentil Ducati. Meski masih bermarkas di Borgo Panigale, Italia, Ducati telah berada di bawah kepemilikan Audi sejak 2012.

 


Dominasi Ducati di MotoGP

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez dan Pecco Bagnaia (c) AP Photo/Kittinun Rodsupan

Komentar Biaggi muncul di tengah dominasi Ducati di MotoGP. Pada musim lalu, pabrikan tersebut mencatatkan satu di antara musim tersukses sepanjang sejarah mereka dengan memenangi 17 dari 22 balapan.

Tak hanya itu, Ducati juga menyapu bersih tiga gelar juara dunia. Marc Marquez tampil sangat dominan dengan koleksi 11 kemenangan grand prix dan 14 kemenangan sprint. Ducati pun belum tergoyahkan dalam perebutan gelar juara dunia konstruktor sejak Francesco Bagnaia meraih titel pertamanya pada 2022.


Perkembangan Positif Aprilia

Dua pembalap Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. (Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Di sisi lain, Aprilia juga menunjukkan kemajuan signifikan. Pabrikan asal Noale itu mencatatkan musim terbaiknya di MotoGP 2025 dan tampil sebagai penantang terkuat Ducati dengan meraih empat kemenangan balapan.

Tiga kemenangan tersebut diraih Marco Bezzecchi, sedangkan satu kemenangan lainnya disumbangkan pembalap Trackhouse, Raul Fernandez. Aprilia pun menutup musim sebagai runner-up klasemen konstruktor.

 


Makin Kompetitif

Marco Bezzecchi

Biaggi menilai performa Aprilia saat ini sudah sangat kompetitif. Ia menyebut motor Aprilia RS-GP25 tak lagi memiliki titik lemah dan mampu bersaing di berbagai karakter sirkuit.

“Kini motor kami tidak memiliki titik lemah. Tidak ada sirkuit yang membuat kami takut,” tegas Biaggi.

Aprilia dijadwalkan meluncurkan skuad resmi untuk menghadapi MotoGP 2026 pada 15 Januari mendatang di Milan. Pada MotoGP 2026, mereka bakal menggunakan motor RS-GP26.

Sumber: Crash

Penulis: Roby Dian

Berita Terkait