Xabi Alonso Angkat Bicara usai Tinggalkan Real Madrid: Saya Sudah Memberikan yang Terbaik

Xabi Alonso menuliskan salam perpisahannya setelah meninggalkan Real Madrid.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 13 Januari 2026, 20:20 WIB
Pelatih baru Real Madrid, Xabi Alonso duduk di pinggir lapangan saat laga Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 melawan Al Hilal di Hard Rock stadium, Miami, Amerika Serikat, Kamis (19/06/2025) WIB. (AFP/Patricia De Melo Moreira)

Bola.com, Jakarta - Xabi Alonso akhirnya angkat bicara setelah secara mengejutkan berpisah dengan Real Madrid, hanya 34 pertandingan sejak ia resmi menangani Los Blancos.

Keputusan klub datang sehari setelah Los Blancos tumbang 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi, Senin (12-1-2026) dini hari WIB.

Advertisement

Kekalahan dari rival abadi itu menjadi laga terakhir Alonso di kursi pelatih Madrid. Sehari berselang, manajemen klub mengambil keputusan tegas dengan mengakhiri kerja sama bersama pelatih berusia 44 tahun tersebut.

Melalui pernyataan singkat berisi 24 kata yang diunggah ke media sosial, Alonso menyampaikan pesan perpisahan yang penuh emosi dan penghormatan.

"Perjalanan profesional ini telah berakhir, dan tidak berjalan seperti yang kita harapkan," tulis Alonso.

"Melatih Real Madrid adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Saya berterima kasih kepada klub, para pemain, dan terutama para penggemar Madrid atas kepercayaan serta dukungannya."

"Saya pergi dengan rasa hormat, penuh terima kasih, dan bangga karena telah memberikan yang terbaik," kata Alonso.


Jejak Alonso

Pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, merayakan gelar juara Bundesliga 2024 bersama suporter di BayArena, Sabtu (18/5/2024). (AFP/Ina Fassbender)

Alonso bukan sosok asing di Santiago Bernabeu. Sebagai pemain, ia memperkuat Real Madrid sejak 2009 setelah lima musim membela Liverpool, klub yang bersamanya ia menjuarai Liga Champions 2005.

Pada 2014, Alonso melanjutkan karier ke Bayern Munchen sebelum gantung sepatu pada 2017 dan langsung menapaki jalur kepelatihan.

Karier melatihnya dimulai di Real Sociedad B pada periode 2019-2022, sebelum namanya melejit bersama Bayer Leverkusen.

Di Jerman, Alonso mencetak sejarah dengan membawa Leverkusen menjuarai Bundesliga 2024, disertai rekor impresif 48 laga tak terkalahkan.


Bakal Tetap Laris

Pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso, terlihat sebelum pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan FC Barcelona di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 26 Oktober 2025. (Oscar DEL POZO/AFP)

Kesuksesan itu mengantarkannya kembali ke Madrid pada musim panas 2025, menggantikan Carlo Ancelotti yang memilih menerima tawaran melatih Timnas Brasil. Namun, petualangan Alonso di klub ibu kota Spanyol itu ternyata berlangsung singkat.

Ia hanya bertahan lima bulan, meninggalkan Madrid dalam posisi runner-up La Liga, tertinggal empat poin dari Barcelona.

Manajemen klub pun bergerak cepat dengan menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pengganti. Mantan bek kanan yang pernah satu tim dengan Alonso di Liverpool, Real Madrid, dan Timnas Spanyol itu dipromosikan langsung dari Real Madrid Castilla.

Kendati baru saja dipecat, masa depan Alonso diyakini tetap cerah. Namanya sudah mulai dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa, termasuk Manchester United, Liverpool, dan Manchester City, menandakan reputasinya sebagai pelatih papan atas belum luntur.

 

Sumber: The Sun

Berita Terkait