Kata-kata Menohok Toni Kroos: Barcelona Tak Akan Juara Liga Champions Musim Ini

Mantan gelandang Real Madrid, Toni Kroos, justru meragukan peluang Barcelona di Liga Champions.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 15 Januari 2026, 12:30 WIB
Pemain Real Madrid, Toni Kroos, saat melawan Granada FC pada laga Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu (6/2/2022). Real Madrid memboyong Toni Kroos dari Bayern Munchen dengan banderol sebesar 28,4 juta euro. (AFP/Oscar Del Pozo)

Bola.com, Jakarta - Barcelona masih larut dalam euforia keberhasilan menjuarai Piala Super Spanyol 2026 setelah menumbangkan rival abadi Real Madrid dengan skor 3-2 di Arab Saudi, akhir pekan lalu.

Kemenangan di laga El Clasico itu semakin menegaskan kepercayaan diri Blaugrana dalam menatap sisa musim ini.

Advertisement

Di bawah momentum positif tersebut, Barcelona dinilai berpeluang besar bersaing memperebutkan gelar La Liga, Copa del Rey, hingga Liga Champions.

Namun, dari ketiga ajang itu, trofi Liga Champions menjadi yang paling diidamkan, mengingat terakhir kali klub Catalunya tersebut mengangkat Si Kuping Besar terjadi 11 tahun lalu.

Meski termasuk salah satu kandidat juara, tidak semua pihak yakin Barcelona mampu melangkah jauh di Liga Champions musim ini. Mantan gelandang Real Madrid, Toni Kroos, justru meragukan peluang Blaugrana di kompetisi elite Eropa tersebut.

 


Liga Champions Berbeda

Pemain Real Madrid Luka Modric dan Toni Kroos dari Real Madrid dalam pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions melawan Manchester City di Etihad Stadium, Kamis (17/5/2023) dini hari WIB. Real Madrid dibantai Manchester City 0-4 sehingga kalah agregat 1-5 dan tersingkir dari Liga Champions. (AP Photo/Jon Super)

Dalam podcast pribadinya, Einfach mal Luppen, Kroos menyebut kesuksesan di Piala Super Spanyol tidak serta-merta membuat Barcelona siap bersaing di level tertinggi Liga Champions.

“Barca memang sedang sangat senang dengan Piala Super Spanyol, tetapi Liga Champions adalah cerita yang berbeda. Di sana mereka akan menghadapi lawan-lawan kelas atas. Menurut saya, mereka tidak akan memenangkan satu pun gelar kontinental musim ini,” ujar Kroos, seperti dikutip dari Football Espana, Kamis (15/1/2026).

Meski diragukan, Barcelona tetap membidik prestasi maksimal di Liga Champions. Target terdekat mereka adalah menembus delapan besar fase liga, meski saat ini masih terpaut dua poin dari zona tersebut.

Dengan dua laga tersisa melawan Slavia Prague (tandang) dan FC Copenhagen (kandang), peluang Barcelona dinilai masih terbuka lebar.

Jika lolos ke fase gugur, konsistensi dan kebugaran pemain bakal menjadi kunci. Barcelona dinilai punya modal kuat lewat performa sejumlah pemain bintang seperti Pedri, Lamine Yamal, dan Raphinha, yang saat ini disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di posisinya masing-masing.

 


PR di Lini Belakang

Lamine Yamal (kiri) dan Raphinha (kanan) melakukan selebrasi merayakan sukses meraih gelar Piala Super Spanyol seusai menaklukkan Real Madrid, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. (Fadel SENNA / AFP)

Namun, pekerjaan rumah terbesar Barcelona terletak di sektor pertahanan. Sepanjang musim ini, Blaugrana kerap kesulitan menjaga gawang tetap aman, meski grafik performa mereka mulai membaik dalam beberapa pekan terakhir.

Kembalinya Pau Cubarsi dan Ronald Araujo ke performa terbaik diyakini akan sangat menentukan.

Jika lini belakang mampu tampil solid dan konsisten, Barcelona dinilai lebih dari sekadar penantang, dan berpeluang mematahkan keraguan sekaligus kembali berjaya di Eropa.   

Sumber: Football Espana

Berita Terkait