7 Pemain Real Madrid Adukan Xabi Alonso ke Direksi, Berujung Perginya sang Pelatih, Siapa Saja?

Tujuh pemain dikabarkan mengkritik langsung Xabi Alonso di depan anggota dewan Real Madrid sebelum sang pelatih lengser.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 16 Januari 2026, 20:40 WIB
Ekspresi Xabi Alonso di laga Girona vs Real Madrid di Montilivi di pekan ke-14 La Liga 2025/2026, Senin (01/12/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Bola.com, Jakarta - Tekanan terhadap Xabi Alonso di Real Madrid terus menumpuk hingga akhirnya berujung pada perpisahan dini.

Bahkan, sebelum Los Blancos tersingkir dan Alonso angkat kaki dari Santiago Bernabeu, tujuh pemain dikabarkan sempat melayangkan kritik terbuka terhadap sang pelatih di hadapan jajaran petinggi klub.

Advertisement

Awal pekan ini, perjalanan Alonso sebagai pelatih kepala Real Madrid resmi berakhir. Kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama setelah tujuh bulan berjalan, menyusul kekalahan dramatis 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol, Senin (12-1-2026) dini hari WIB.

Padahal, Alonso sempat membuka era kepelatihannya dengan cukup menjanjikan. Real Madrid pernah memimpin klasemen La Liga dengan keunggulan empat poin usai memenangi El Clasico pada Oktober 2025.

Namun, sejak momen itu, performa Madrid justru merosot tajam. Kini, situasinya berbalik: mereka tertinggal delapan poin dari Barcelona, sebuah ayunan drastis yang mencerminkan penurunan konsistensi tim.


Adu Argumen Terbuka

Penyerang Real Madrid asal Brasil #07, Vinicius Junior, berjalan melewati pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso, saat ia digantikan dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan FC Barcelona di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 26 Oktober 2025. (Oscar DEL POZO/AFP)

Satu di antara faktor utama yang disebut-sebut melatarbelakangi kepergian Alonso adalah memburuknya relasi dengan sejumlah pemain senior Madrid.

Ia sempat terlibat adu argumen terbuka dengan Vinicius Junior dalam laga El Clasico.

Tak hanya itu, menurut laporan Cadena SER, beberapa pemain tim utama juga menyampaikan keluhan mereka, langsung kepada Presiden Florentino Perez dan dewan direksi klub.

Pengungkapan ini diperkuat oleh pernyataan Bruno Alemany. Ia menyebut staf kepelatihan Alonso di Madrid sebenarnya sudah menyadari sejak November bahwa terdapat "tujuh pemain yang mengkritik Alonso di hadapan dewan, baik secara langsung maupun tidak langsung".

Bahkan, ditegaskan bahwa sebagian dari mereka adalah pemain inti.

Meski begitu, tidak ada nama yang disebutkan secara spesifik.


Dinamika Ruang Ganti

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, berjalan bersama para pemainnya saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Rayo Vallecano di Estadio de Vallecas, Spanyol, Minggu (9/11/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Kondisi tersebut menegaskan bahwa masalah di Madrid bukan semata soal taktik atau hasil pertandingan, melainkan juga dinamika ruang ganti.

Dalam beberapa bulan terakhir, laporan mengenai renggangnya hubungan Alonso dengan sebagian pemain terus bermunculan.

Terlepas dari siapa yang paling bertanggung jawab, ketegangan itu jelas berkontribusi terhadap merosotnya performa Madrid di lapangan.

Kini, tantangan besar menanti Alvaro Arbeloa sebagai suksesor Alonso. Ia dituntut mampu membangun kembali koneksi yang lebih solid dengan para pemain dan menjaga keharmonisan skuad.

Namun, di Real Madrid, klub dengan deretan bintang berkepribadian kuat, tugas tersebut jelas jauh dari kata mudah.

 

Sumber: Football Espana

Berita Terkait