Bola.com, Jakarta - Nama Oliver Glasner makin menguat sebagai satu di antara kandidat utama pelatih Manchester United musim panas mendatang.
Spekulasi itu kian memanas setelah Glasner secara resmi mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Crystal Palace begitu kontraknya berakhir pada Juni nanti, menutup masa baktinya selama 2,5 tahun di Selhurst Park.
Keputusan tersebut, menurut Glasner, bukanlah hal mendadak.
"Keputusan ini sebenarnya sudah diambil sejak beberapa bulan lalu," ujar pelatih asal Austria itu dalam konferensi pers, Jumat kemarin.
Ia mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan chairman Crystal Palace, Steve Parish, sudah dilakukan sejak Oktober lalu, tepat pada jeda internasional.
"Kami berbincang cukup lama, dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak akan menandatangani kontrak baru. Saat itu kami sepakat bahwa yang terbaik adalah menyimpannya di antara kami," kata Glasner.
"Yang paling tepat adalah menjaga kerahasiaan selama tiga bulan. Hari ini saya memberi tahu para pemain karena sekarang saya pikir kejelasan sangat penting," lanjutnya.
Dalam beberapa bulan terakhir, Glasner memang santer dikaitkan dengan kursi manajer MU, yang dipastikan akan lowong pada musim panas.
Setan Merah baru saja menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih interim hingga akhir musim, menggantikan Ruben Amorim yang dipecat sepekan sebelumnya.
Jika nantinya INEOS selaku pengambil keputusan sepak bola di Old Trafford benar-benar memilih Glasner sebagai manajer permanen, setidaknya ada empat hal yang diyakini "pasti" akan terjadi.
Apa saja? Simak ulasan Sportbible selengkapnya, berikut ini.
MU Bidik Adam Wharton
Selama ditangani Glasner di Crystal Palace, Adam Wharton berkembang pesat menjadi satu di antara gelandang pengatur permainan terbaik di dunia.
Pemain berusia 21 tahun itu, lulusan akademi Blackburn Rovers, kini berada di ambang masuk Timnas Inggris dan telah menarik minat klub-klub elite Eropa, seperti Bayern Munchen dan Real Madrid.
MU berencana memperkuat lini tengah pada bursa transfer musim panas. Dengan dana yang tersedia, tawaran resmi untuk Wharton diyakini akan diajukan, terlebih sang pemain disebut-sebut sangat dikagumi oleh petinggi Old Trafford.
Skema 3-4-3 Kembali Digunakan
Menurut laporan The Telegraph, keengganan Ruben Amorim untuk meninggalkan sistem tiga bek menjadi satu di antara penyebab utama kegagalannya di MU.
Bahkan, pelatih asal Portugal itu dikabarkan meledak emosinya ketika Direktur Olahraga MU, Jason Wilcox, menyarankan perubahan sistem dalam sebuah pertemuan internal.
Di bawah Michael Carrick, Setan Merah diprediksi kembali menggunakan formasi empat bek, sebagaimana yang pernah diterapkannya saat melatih Middlesbrough. Namun, jika Glasner datang, sistem 3-4-3 yang menjadi ciri khasnya kemungkinan besar akan kembali diperkenalkan.
Di Crystal Palace, Glasner sukses dengan skema tersebut, menempatkan dua penyerang sayap yang bergerak ke dalam di belakang ujung tombak Jean-Philippe Mateta.
Meski begitu, Glasner dikenal jauh lebih fleksibel dibanding Amorim sehingga perubahan ke formasi empat bek tetap akan dilakukan jika situasi menuntut.
Masa Depan Carrick di Tempat Lain
Setelah masa tugasnya sebagai pelatih interim berakhir, kecil kemungkinan Michael Carrick akan bertahan lama di MU, selain mungkin untuk membantu proses transisi menuju manajer baru sebelum kembali hengkang.
Carrick sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala Middlesbrough pada periode 2024 hingga 2025, dan sempat dikaitkan dengan posisi manajer di West Ham, klub profesional pertamanya, sebelum akhirnya kembali ke Old Trafford.
Kendati kiprahnya di Middlesbrough berakhir dengan finis di peringkat ke-10, mantan gelandang MU itu menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih yang mampu mengembangkan talenta muda di lini serang.
Rekam jejak tersebut diyakini cukup menarik bagi sejumlah klub yang tengah mencari manajer baru, meski tidak harus berasal dari Premier League.
Akhirnya Menang Lima Laga Beruntun
Hanya dua bulan setelah ditunjuk sebagai manajer Crystal Palace, Glasner langsung membawa The Eagles meraih enam kemenangan dari tujuh laga Premier League untuk menutup musim 2023/24.
Dengan kemampuan Glasner dalam memberikan dampak instan, MU diyakini berpeluang akhirnya mencatatkan lima kemenangan beruntun di semua kompetisi, sekaligus mengakhiri "kutukan" yang selama ini melekat, dan membuat fans viral TheUnitedStrand benar-benar menepati janjinya untuk memotong rambut.
Sumber: Sportbible