Secepat Itu, Michael Carrick Membalikkan Warisan Amorim di MU lewat 2 Keputusan Sederhana

Dua keputusan sederhana Michael Carrick langsung membungkam kebijakan Ruben Amorim di derbi Manchester.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 18 Januari 2026, 21:15 WIB
Legenda lini tengah Old Trafford itu akan memimpin The Red Devils hingga akhir musim ini. Tampak dalam foto, Michael Carrick saat masih menjadi pelatih sementara Manchester United memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris melawan Arsenal di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 2 Desember 2021. (Oli SCARFF/AFP)

Bola.com, Jakarta - Michael Carrick langsung memberi sinyal kuat bahwa ia layak dipertimbangkan sebagai manajer permanen Manchester United.

Dalam debut besarnya di Old Trafford, Carrick memimpin Setan Merah menaklukkan Manchester City dengan performa meyakinkan, hasil yang terasa makin penting di tengah musim penuh tekanan bagi klub.

Advertisement

Kendati ada perdebatan soal Diogo Dalot yang dinilai sebagian pihak seharusnya mendapat kartu merah pada menit ke-11, kemenangan ini tetap menjadi pernyataan tegas dari MU.

Man City dibuat tak berkutik, sementara Carrick menunjukkan bahwa sentuhan kecil bisa membawa dampak besar.

Bryan Mbeumo, yang baru kembali dari Piala Afrika 2025, membuka keunggulan Setan Merah pada menit ke-65. Gol tersebut disusul oleh aksi Patrick Dorgu yang memanfaatkan kelengahan Rico Lewis di lini belakang Man City, 11 menit kemudian, memperparah luka tim tamu.

Man City datang ke Theatre of Dreams dengan kondisi pincang. Pep Guardiola tidak bisa menurunkan Ruben Dias dan Josko Gvardiol, dan minimnya pengalaman di barisan pertahanan mereka terlihat jelas sepanjang laga.

 


Bruno Fernandes Kembali Bersinar

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes (nomor 8), berduel dengan penyerang Manchester City, Erling Haaland (nomor 9), dalam laga di Old Trafford, Manchester, Sabtu (17/1/2026). (Darren Staples / AFP)

Sebelum MU mencetak gol, kiper Gianluigi Donnarumma sempat melakukan sejumlah penyelamatan krusial dan hampir menjadi pemain terbaik pertandingan. Namun, sorotan akhirnya tertuju pada Bruno Fernandes, yang menjadi kreator gol pembuka.

Di era Ruben Amorim, keputusan menempatkan Fernandes sejajar dengan Casemiro di posisi gelandang bertahan kerap membuat frustrasi pendukung Setan Merah. Sang kapten jarang tampil maksimal saat dimainkan terlalu dalam.

Carrick mengakhiri eksperimen tersebut. Melawan rival terbesar mereka, Fernandes langsung "dibebaskan" dan hasilnya instan. Playmaker berusia 31 tahun itu menciptakan enam peluang, empat di antaranya merupakan peluang emas menurut data FotMob.

Ia bermain selama 89 menit sebelum digantikan Mason Mount untuk menjaga intensitas permainan.

 


Mainkan Mainoo

Gelandang Manchester United asal Inggris bernomor punggung 37, Kobbie Mainoo, berduel dengan bek Manchester City asal Inggris bernomor punggung 82, Rico Lewis, selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 17 Januari 2026. (Darren Staples/AFP)

Keputusan cerdas Carrick tidak berhenti di situ. Perlakuan Amorim terhadap Kobbie Mainoo sebelumnya menuai kritik, tetapi di derbi ini, gelandang muda tersebut tampil sebagai satu di antara pemain terbaik di lapangan.

Man City nyaris tak diberi waktu untuk berpikir saat menguasai bola di area berbahaya, dan peran Mainoo di lini tengah menjadi kunci.

Carrick patut bersyukur pemain berusia 20 tahun itu tidak tersingkir lebih awal dari rencana klub.

Faktanya, sebelum dipercaya tampil melawan Brighton di Piala FA, Mainoo bahkan belum menjadi starter sejak kekalahan memalukan dari Grimsby Town di Carabao Cup, sebuah keputusan yang kini terlihat sulit dipahami.

 


Unggul Telak dari Pendahulunya

Manajer Manchester City asal Spanyol, Pep Guardiola (kiri), berbicara dengan pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick (kanan), setelah pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 17 Januari 2026. United memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. (Darren Staples/AFP)

Dengan hanya dua perubahan mendasar, mengembalikan Fernandes ke posisi terbaiknya dan memberi kepercayaan penuh kepada Mainoo, Carrick sudah mempermalukan kebijakan pendahulunya, dan ia melakukannya di momen paling tepat: derbi Manchester.

Bagi sebagian suporter yang sempat meragukan keputusan klub memecat Ruben Amorim, hasil dan performa ini kemungkinan besar telah mengubah pandangan mereka.

 

Sumber: Football Insider

Berita Terkait