Pelatih Persik Vs PSBS di BRI Super League: Adu Cerdik 2 Arsitek Beda Generasi

Duel Pelatih Persik Vs PSBS di BRI Super League: Marcos Reina dan Marian Mihail sedikit di antara pelatih yang beradu ilmu dengan rekan seprofesinya.

Bola.com, Kediri - Dinamika kompetisi sepak bola Indonesia berputar seiring rotasi zaman. Dari waktu ke waktu selalu terjadi pergantian generasi pemain. Begitu pula di jajaran pelatih.

Sejak kompetisi profesional di Tanah Air dimulai lagi pada 1994 silam dengan penggabungan eks klub Perserikatan dan Galatama tak terhitung lagi berapa banyak arsitek asing yang berkarir di sini.

Hampir tiap musim berganti, jumlah pelatih asal Brasil selalu mendominasi. Begitu pula di pentas BRI Super League 2025/2026 yang kini sedang berjalan ketat.

Membanjirnya pelatih dari Negeri Samba bukan berarti pelatih dari negara lain kalah kualitasnya. Tapi penyebabnya lebih karena selera klub masing-masing memilih jurutaktik.

Marcos Reina dan Marian Mihail sedikit di antara pelatih yang musim ini adu ilmu dengan rekan seprofesinya. Kedua pembesut asal Spanyol dan Rumania ini bakal adu ilmu dalam meracik taktik pada laga Persik kontra PSBS pada pekan ke-24 di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Kamis (5/3/2026) malam WIB.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Perbandingan

Dari jumlah pertandingan yang telah dijalani, Marcos Reina lebih banyak ketimbang Marian Mihail. Marcos Reina telah menyelesaikan sepuluh laga Macan Putih dengan catatan tiga kemenangan, dua seri, dan lima kekalahan.

Sementara Marian Mihail yang bergabung dengan Badai Pasifik di putaran kedua baru menuntaskan dua partai berkat hasil sekali imbang dan sekali kalah.

Marcos Reina dengan gaya Spanyolan membuat permainan Persik lebih atraktif dan agresif. Sementara Marian Mihail dengan style khas Eropa Timur lebih menekankan kekuatan fisik untuk bermain spartan.

 

Soal Pengalaman

Tapi soal pengalaman di Indonesia, Marian Mihail lebih unggul daripada Marcos Reina. Pada Liga 1 2022/2023, pria berusia 67 tahun ini sempat memimpin 15 pertandingan bersama PSS Sleman.

Tapi catatan Marian Mihail kala itu tak terlalu gemilang. Karena dia hanya mampu meraih empat kemenangan dan enam kali imbang. Lima partai lainnya berakhir dengan kekalahan.

Meski usia Marcos Reina, 41 tahun, pantas sebagai junior bagi Marian Mihail, tapi jam terbangnya di Liga AS, Meksiko, dan Andorra cukup sebagai modal dalam urusan adu strategi.

Video Populer

Foto Populer