Bola.com, Jakarta - XSeries 2 resmi berakhir dengan lahirnya juara baru. Gream Reaper memastikan gelar juara setelah mengalahkan Nova Titans dalam partai final yang berlangsung sengit dan harus ditentukan lewat drama adu penalti dengan skor 4-3 di Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Laga puncak XSeries 2 menghadirkan duel berkelas antara Gream Reaper kontra Nova Titans yang diperkuat legenda futsal dunia, Ricardinho. Pertandingan berjalan ketat, saling mengejar hingga peluit akhir.
Pelatih Gream Reaper, Theo Balubun, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih timnya. Ia menyebut partai final sebagai laga yang tidak disangka akan berlangsung sangat sengit.
“Puji Tuhan untuk hasil yang kami dapat. Ini final yang luar biasa yang tidak kami sangka akan sesengit ini. Pertandingan ini benar benar menghibur semua orang yang menyaksikan,” ujar Theo.
Di sisi lain, pelatih Nova Titans, Vennard, memberikan respek tinggi kepada Gream Reaper dan menilai final XSeries 2 sebagai laga yang sangat kompetitif.
“Final tahun ini benar benar seperti Liga Champions. Sangat kompetitif dan luar biasa,” ucapnya.
Adu Mental hingga Penalti
Kapten Gream Reaper, Kkajhe, mengaku terkejut sekaligus bahagia bisa membawa timnya menang lewat adu penalti. Ia menyebut laga final sebagai pertandingan yang menuntut perjuangan maksimal dari seluruh pemain.
“Final tadi benar benar sengit. Kita harus berjuang sampai penalti. Semua capek, tapi kekompakan tim jadi yang utama. Di balik itu, Nova Titans dan Goat Futsal Ricardinho benar benar luar biasa,” kata Kkajhe.
Sementara itu, pemain Nova Titans, Bayu Saptaji, menilai timnya telah menunjukkan kebersamaan meski harus menerima kekalahan.
“Kami tidak hanya mengandalkan satu atau dua pemain saja. Semua bermain dan menunjukkan kebersamaan. Kami akan coba lagi di XSeries 3,” ujarnya.
Spesial Bagi Pemain
Kkajhe juga mengaku tidak pernah memprediksi bisa mengalahkan tim yang diperkuat Ricardinho di partai final. Menurutnya, Gream Reaper hanya fokus tampil habis habisan sepanjang laga.
“Kita main tanpa prediksi bakal menang. Yang penting all out dan saling percaya. pertandingan final ini sangat layak untuk disebut sebagai final,” ungkapnya.
Di kubu Nova Titans, Syamsir Alam justru merasakan pengalaman spesial meski harus puas sebagai runner up.
“Hal yang paling spesial buat saya adalah bisa satu tim dengan Ricardinho, saya merasa sangat senang karena sebelumnya saya hanya melihat penampilan luar biasa beliau melalui YouTube. Itu momen yang tidak akan terlupakan,” tutur Syamsir.
Apresiasi XSeries
Ricardinho mengaku kelelahan usai laga final, tetapi tetap bangga dengan perjuangan timnya dan kualitas pertandingan yang tersaji. Ia menyebut Nova Titans bermain dengan hati dan berterima kasih kepada penyelenggara atas event yang digelar.
“Saya sangat bangga bisa bermain dengan tim ini. Terima kasih kepada coach dan penyelenggara karena event yang luar biasa. Terima kasih juga untuk fans Indonesia atas cintanya,” ujar Ricardinho.
Sementara itu, Carlos Ortiz menilai XSeries sebagai turnamen yang dinikmati olehnya dan berharap ajang ini terus berkembang.
“Saya sangat enjoy dengan turnamen ini. Semoga XSeries ke depannya bisa lebih besar dan menghadirkan lebih banyak bintang,” tutup Ortiz.
Penulis: Roby Dian