Bukan Kaleng-Kaleng, Keluarga Pembalap F1 Ini Mampu Beli 8 Klub Liga Inggris Sekaligus

Lawrence Stroll yang merupakan ayah dari Lance Stroll dan juga pemilik Aston Martin F1, dilaporkan memiliki kekayaan bersih sekitar 2,9 miliar poundsterling (Rp66,1 triliun).

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 20 Januari 2026, 09:00 WIB
Pembalap tim F1 Aston Martin, Lance Stroll. (AFP/Martin Keep)

Bola.com, Jakarta - Dunia Formula 1 memang identik dengan kemewahan dan kekuatan finansial luar biasa. Namun, satu nama mencuat dengan tingkat kekayaan yang bahkan mampu membeli beberapa klub Premier League sekaligus.

Bukan sekadar gaji pembalap, kekuatan finansial itu datang dari latar belakang keluarga Lance Stroll, pembalap Aston Martin di Formula 1. Ayah Lance, Lawrence Stroll, dikenal sebagai satu di antara miliarder paling berpengaruh di dunia olahraga.

Advertisement

Selama ini, Formula 1 diakui sebagai satu di antara olahraga "mahal" di dunia, dengan dukungan finansial masif di seluruh grid. Para pembalapnya pun menerima bayaran fantastis.

Max Verstappen disebut-sebut sebagai pembalap dengan gaji tertinggi, mencapai sekitar 76 juta dolar AS per tahun atau setara dengan Rp1,2 triliun. Namun, gaji Verstappen masih kalah jika dibandingkan dengan kekayaan keluarga Lance Stroll.

 


Kekayaan Lawrence Stroll Bikin Melongo

Lawrence Stroll yang merupakan ayah dari Lance dan juga pemilik Aston Martin F1, dilaporkan memiliki kekayaan bersih sekitar 2,9 miliar poundsterling (Rp66,1 triliun). Kekayaan tersebut berpotensi diwariskan kepada Lance Stroll pada masa depan.

Dengan nilai kekayaan sebesar itu, keluarga Stroll secara teoritis sanggup membeli beberapa klub Liga Inggris sekaligus.

Mengacu laporan The Athletic, total valuasi gabungan klub-klub seperti Bournemouth, Wolverhampton Wanderers, Sunderland, Nottingham Forest, Brentford, Crystal Palace, Leeds United, hingga Everton berada di kisaran 2,9 miliar poundsterling.

Angka tersebut setara dengan kekayaan Lawrence Stroll. Artinya, jika mau, keluarga Stroll bisa memborong seluruh klub tersebut dalam satu paket.

 


Klub Raksasa Masih Terlalu Mahal

Meski demikian, tidak semua klub Premier League bisa dijangkau dengan kekayaan tersebut. Klub-klub elite seperti Manchester United, Manchester City, Liverpool, Arsenal, dan Tottenham Hotspur dilaporkan memiliki valuasi di atas 2,9 miliar poundsterling per klub.

Sementara itu, Chelsea berada sedikit di bawahnya, dengan nilai pasar yang diperkirakan berkisar antara 2,5 hingga 2,7 miliar poundsterling.

Terlepas dari gemerlap kekayaan, Lance Stroll kini tengah menatap Formula 1 2026 dengan ambisi besar. Pembalap asal Kanada itu ingin memperbaiki hasilnya setelah hanya finis di posisi ke-16 musim lalu.

 


Pakai Mesin Honda

Pembalap Aston Martin asal Kanada, Lance Stroll, mengemudikan mobilnya selama sesi latihan ketiga untuk Grand Prix Formula Satu Monaco di Circuit de Monaco, pada 24 Mei 2025. (Andrej ISAKOVIC/AFP)

Optimisme menyelimuti Aston Martin jelang musim baru. Kehadiran Honda sebagai pemasok mesin serta keterlibatan lebih dalam dari desainer legendaris Adrian Newey membuat Aston Martin disebut-sebut sebagai kuda hitam dalam persaingan 2026.

Tim yang berbasis di Silverstone tersebut dijadwalkan meluncurkan mobil terbarunya, AMR26, pada 9 Februari mendatang.

Dengan dukungan finansial kuat dan sumber daya teknis elite, Aston Martin berpeluang mencuri perhatian, baik di lintasan balap maupun di luar sirkuit.

Sumber: SportBible

Berita Terkait