Fix! Jonatan Christie Resmi Mundur dari Indonesia Masters 2026, Ini Alasannya

Kabar mengejutkan datang dari tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. Pebulutangkis yang akrab disapa Jojo tersebut memutuskan mundur dari perhelatan Indonesia Masters 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 19 Januari 2026, 19:52 WIB
Langkah Jonatan Christie di India Open 2026 harus terhenti di partai puncak. Tunggal putra andalan Indonesia itu belum mampu mengakhiri turnamen dengan gelar juara setelah kalah dari Lin Chun-Yi asal Chinese Taipei pada final yang digelar di New Delhi, Sabtu (18/1/2026). (Bola.com/Dok. PBSI)

Bola.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. Pebulutangkis yang akrab disapa Jojo tersebut memutuskan mundur dari perhelatan Indonesia Masters 2026

Turnamen Indonesia Masters 2026 akan berlangsung di Istora Senayan, mulai Selasa (20/1/2026) hingga Minggu (25/1/2026). 

Advertisement

Dengan mundurnya Jonatan Christie, maka Anthony Sinisuka Ginting yang masuk daftar tunggu bisa masuk ke skuad. Dia akan tampil di Indonesia Masters 2026 yang berlabel BWF Super 500 tersebut. 

Alhasil, wakil tunggal putra Indonesia di ajang ini terdiri atas Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Prahdiska Bagas Shujiwo, Anthony Sinisuka Ginting, Muhammad Yusuf, dan Yohanes Saut Marcellyno.

Apa alasan Jonatan Christie mengundurkan diri?  

 

 


Kondisi Tidak Memungkinkan

Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie dikalahkan Lin Chun-Yi dari Chinese Taipei dalam laga final India Open 2026 di Indira Gandhi Sports Complex, Minggu (18/1). (foto: PBSI)

Jonatan Christie mengatakan tak mudah memutuskan untuk batal tampil di Indonesia Masters 2026. Namun, dia mengaku kondisinya tidak ideal untuk tampil di turnamen tersebut. 

"Keputusan yang sangat berat untuk diambil karena bagaimanapun juga bermain di rumah sendiri adalah sebuah kebanggaan. Bisa ditonton keluarga dan fans secara langsung," kata Jonatan, melalui rilis dari PBSI. 

"Tapi kembali lagi saya tetap harus mendengarkan tubuh dan pikiran saya yang memang sudah dipakai maksimal dalam dua minggu ke belakang." 

"Pengalaman tahun lalu saat bertanding tiga turnamen beruntun cukup berpengaruh pada kondisi setelahnya jadi saya harus menghindari hal-hal seperti itu. Istirahat menjadi pilihan utama sekarang daripada memaksa melebihi kapasitas yang beresiko cedera," imbuh Jojo. 

Berita Terkait