Bola.com, Jakarta - FIFA merilis daftar lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026, Senin (19/1/2026). Perhelatan FIFA Series Maret 2026 di Indonesia akan diikuti oleh empat kesebelasan, dengan masing-masing tim bermain dua kali.
FIFA Series 2026 akan menampilkan 48 tim nasional yang terbagi ke dalam 12 grup, masing-masing berisi empat tim, dan akan digelar pada jendela pertandingan internasional bulan Maret dan April.
Sebanyak 11 Asosiasi Anggota FIFA akan menjadi tuan rumah rangkaian ajang ini, dengan Rwanda menjadi tuan rumah dua grup, sehingga total jumlah grup menjadi 12, tiga di antaranya grup putri.
Indonesia juga menjadi salah satu dari sembilan tuan rumah dari grup putra. Delapan tuan rumah lainnya adalah Australia, Azerbaijan, Puerto Riko, Uzbekistan, Kazakhstan, Mauritania, dan Selandia Baru, Rwanda.
Berdasarkan rilis dari FIFA, yang dikutip dari PSSI, Timnas Indonesia tergabung dengan tiga negara lainnya. Nama tiga negara tersebut sama dengan kabar yang beredar belakangan ini.
Pada ajang FIFA Series kali ini, Timnas Indonesia akan berjumpa Bulgaria, Saint Kitts dan Nevis, dan Kepulauan Solomon.
Nama terakhir cukup mencuri perhatian, sebab tak banyak yang tahu seperti apa Kepulauan Solomon dan kekuatan tim nasional sepak bola mereka.
Negara dengan Keindahan Laut
Kepulauan Solomon adalah salah satu negara kepulauan yang terletak di Samudera Pasifik bagian Selatan. Pulau Solomon ini terkenal dengan pantainya yang biru dan sangat indah.
Tidak heran jika negara yang berbatasan dengan Papua Nugini di sebelah timur ini sering dikunjungi oleh turis mancanegara lantaran memiliki keindahan pantainya. Siapa sangka Kepulauan Solomon memiliki begitu banyak tempat untuk berenang.
Bagi pecinta satwa liar, dunia bawah laut Kepulauan Solomon menawarkan beragam spesies satwa liar bawah laut yang cantik, seperti; pari manta, hiu karang, jack dan barakuda hingga ghost pipefish, kuda laut, nudibranch, dan kalajengking daun, spesies yang lebih kecil seperti ikan.
Bekas Jajahan Inggris
Pulau Solomon pernah menjadi protektorat Inggris namun mencapai kemerdekaan sebagai republik pada 1978. Honiara di pantai utara Pulau Guadalcanal merupakan Kepulauan Solomon dan kota terbesar.
Sebagian besar penduduknya masih tinggal di desa-desa kecil pedesaan. Mereka berkebun, beternak, dan menangkap ikan tetapi juga terlibat dalam ekonomi.
Sebagian besar penduduk adalah etnis Melanesia. Orang Polinesia yang membentuk minoritas kecil, hidup terutama di atol-atol terpencil, terutama Atol Jawa Ontong, Bellona, Pulau Rennell, Kepulauan Reef, Kepulauan Stewart (Sikaiana), Tikopia, dan Anuta.
Ada juga sejumlah kecil orang Tionghoa dan Eropa serta orang Gilbert dari Mikronesia yang dimukimkan kembali di pulau Ghizo dan Vaghena antara 1955 dan 1971 oleh administrator Inggris yang berusaha mengurangi kelebihan populasi di Kepulauan Gilbert, yang sekarang disebut Kiribati.
Jejak Timnas Kepulauan Solomon
Jejak Timnas Kepulauan Solomon
Sepak bola menjadi olahraga yang dibanggakan oleh Kepulauan Solomon, dengan menjadi anggota dari konfederasi Oseania.
Kekuatan sepak bola Kepulauan Solomon terletak pada statusnya sebagai salah satu tim kuat di Oseania setelah Selandia Baru, sering menjadi kuda hitam di kualifikasi Piala Dunia.
Mereka sering terlibat duel melawan tim langganan Piala Dunia, Australia, meski dengan hasil kekalahan. Tapi Kepulauan Solomon pernah berhasil mengalahkan tim kuat seperti Selandia Baru (di kualifikasi 2006).
Adapun peringkat FIFA mereka biasanya di luar 150 besar dunia dan sering kesulitan menghadapi tim Asia Tenggara kuat atau tim kuat konfederasi lain seperti Australia.
Dalam ranking FIFA terkini, Kepulauan Solomon ada di peringkat ke-152. Masih di bawah Timnas Indonesia yang ada di peringkat 122, dan lebih baik dari St Kitts and Nevis yang berada di peringkat ke-154.
Kekuatan Tim
Tak banyak informasi terkini dari kekuatan Timnas Kepulauan Solomon saat ini. Namun menurut data dari Transfermarkt, mereka diasuh oleh Joshua Smith (38 tahun). Sebagian besar pemain mereka bermain di kompetisi domestik.
Beberapa pemain berkiprah di luar negeri sepeti William Komasi (Adelaide Omonia Cobras), Micah Lea'alafa (Vipers FC), dan Raphael Lea'i (Wollongong Wolves).
Raphael Lea'i merupakan bintang di Timnas Kepulauan Solomon, dengan mengoleksi 11 gol dari 22 laga.
Sementara pemain paling senior mereka adalah kiper Philip Mango. Pemain berusia 30 tahun dengan 45 caps saat ini.