Bola.com, Jakarta - Bek andalan Juventus, Gleison Bremer, tidak mempermasalahkan padatnya kalender pertandingan sepak bola modern.
Di tengah meningkatnya keluhan para pemain soal jadwal yang semakin sibuk, Bremer justru mengambil sikap berbeda. Ia menilai bahwa sebagai pesepak bola profesional, para pemain seharusnya tidak banyak mengeluh dan justru memaksimalkan waktu singkat yang mereka miliki di level tertinggi.
Dalam wawancara bersama Il Corriere della Sera, bek asal Brasil itu menekankan bahwa karier seorang pesepak bola relatif singkat, sehingga setiap momen harus dimanfaatkan dengan kerja keras dan dedikasi penuh.
“Karier kami hanya berlangsung sekitar 15 hingga 20 tahun. Dalam waktu sesingkat itu, sudah sepantasnya kami bekerja keras dan memberikan segalanya,” ujar Bremer.
“Karena itu, saya tidak melihat kalender yang padat sebagai masalah besar.”
Belajar dari Chiellini
Bremer juga mengungkapkan betapa besarnya pengaruh legenda Juventus, Giorgio Chiellini, terhadap perkembangan permainannya sejak bergabung dengan klub asal Turin tersebut.
Pada musim pertamanya berseragam Bianconeri, Bremer mengaku banyak mendapatkan nasihat berharga dari mantan kapten Juve itu, terutama dalam hal membaca permainan dan bertahan secara cerdas.
“Pada tahun pertama saya tiba di sini, Chiellini berkata kepada saya: ‘Kamu harus melihat pergerakan pemain, bukan hanya fokus pada bola’,” ungkap Bremer.
“Dia benar. Saya selalu percaya bahwa gol tidak akan tercipta dengan sendirinya hanya karena bola, meskipun saya berasal dari Brasil.”
Disiplin Fisik Jadi Fondasi Utama
Selain aspek taktik, Bremer menaruh perhatian besar pada persiapan fisik. Ia menyadari bahwa tuntutan sepak bola Eropa, khususnya di klub sebesar Juventus, membutuhkan kondisi fisik prima sepanjang musim.
“Saya selalu memperhatikan persiapan fisik. Dengan jadwal yang padat dan tuntutan tinggi, tubuh harus selalu siap,” katanya. “Itu bagian dari tanggung jawab kami sebagai profesional.”
Pendekatan ini terbukti efektif, mengingat Bremer menjadi salah satu pilar penting di lini belakang Juventus sejak kedatangannya. Konsistensi penampilannya membuatnya dipercaya sebagai pilihan utama, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
2 Panutan
Ketika ditanya tentang sosok panutan dalam kariernya, Bremer tak ragu menyebut nama Lucio, bek legendaris asal Brasil yang pernah bersinar bersama Bayern Munich dan Inter Milan. Menurutnya, Lucio adalah contoh bek yang kuat, berani, dan memiliki karakter kepemimpinan di lapangan.
Selain itu, Bremer juga mengungkapkan bahwa mantan pelatihnya, Walter Mazzarri, pernah menyebut dirinya memiliki beberapa kualitas yang mirip dengan Chiellini. Ucapan tersebut semakin memotivasinya untuk belajar langsung dari sang legenda Juventus.
“Mazzarri pernah mengatakan bahwa saya memiliki beberapa karakter Chiellini dan menyarankan saya untuk menjadikannya panutan,” kata Bremer. “Kami berbicara, dan sekarang dia menjadi mentor bagi saya.”