Bola.com, Jakarta - Menjamu Arsenal di Giuseppe Meazza, Inter Milan kandas dengan skor 1-3 pada lanjutan League Phase Liga Champions 2025/2026 hari Rabu (21/01/2026) dini hari WIB.
Satu-satunya gol Inter Milan dicetak Petar Sucic, tapi dua gol dari Gabriel Jesus dan satu gol penutup dari Viktor Gyokeres membuat tim Inggris itu menang 3-1.
Yang menarik usai laga, pelatih Inter Milan Cristian Chivu menegaskan bahwa penyesalan terbesar timnya bukanlah hasil kekalahan dari Arsenal.
Ia menyebut kekalahan melawan Atletico Madrid dan Liverpool di dua laga sebelumnya pada ajang Liga Champions jauh lebih membekas dan seharusnya bisa dihindari jika tim lebih matang dan fokus.
Inter Milan memang dalam alarm berbahaya. Karena pada tiga laga terakhir, praktis Inter Milan tidak pernah merasakan kemenangan di ajang Liga Champions.
Penyesalan Chivu
"Penyesalannya adalah dalam tiga pertandingan ini kami seharusnya bisa lebih baik, mungkin tidak malam ini, tetapi melawan Atletico dan Liverpool, sedikit lebih banyak kedewasaan dan konsentrasi bisa membuat perbedaan," kata Chivu.
"Saya pikir sebulan setelah pertandingan-pertandingan itu, jika kami memiliki sikap yang sama seperti malam ini, maka hasilnya akan berbeda."
"Itu dugaan saya, saya pikir pengalaman-pengalaman itu membantu kami untuk tumbuh dan lebih dewasa. Terlepas dari kesulitan, skuad ini terus maju dengan sikap yang benar," tambahnya.
Puji Kekuatan Arsenal
Chivu memuji kekuatan Arsenal yang punya kedalaman skuad luar biasa. Menurutnya, superioritas The Gunners terlihat dari intensitas permainan, teknik, kecepatan, serta cara mereka mendominasi ruang dan duel di lapangan.
"Mereka punya intensitas dan kualitas yang luar biasa. Dalam banyak aspek, mereka menunjukkan kemampuan yang lebih baik dari kami,” ungkap Chivu.
Akibat kekalahan ini, Inter Milan menempati posisi sembilan. Untuk diketahui hanya delapan besar yang lolos otomatis ke babak 16 besar. Sementara posisi 9-24 harus melalui playoff knockout.
Sumber: Football Italia