Bola.com, Jakarta - Kabar baik datang bagi para pemegang tiket Piala Dunia 2026. Mereka kini bisa mengakses jalur prioritas pengajuan janji temu visa Amerika Serikat, meski masih ada keraguan apakah suporter dari semua negara peserta benar-benar bisa masuk ke Negeri Paman Sam.
Sistem bernama FIFA Prioritised Appointment Scheduling System (FIFA Pass) resmi aktif pada Selasa waktu setempat. Program ini sebelumnya diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada November lalu.
FIFA Pass diperkenalkan karena warga dari sejumlah negara yang timnasnya lolos ke Piala Dunia 2026 dikhawatirkan tidak kebagian jadwal wawancara visa tepat waktu jika mengikuti jalur normal.
Namun, Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa FIFA Pass tidak menjamin visa akan disetujui. Semua pemegang tiket tetap wajib melalui pemeriksaan keamanan dan proses verifikasi yang ketat.
Memangkas Waktu Tunggu VISA
Bagi warga negara yang masuk dalam program bebas visa AS (Visa Waiver Program), seperti sebagian besar negara Eropa, termasuk Inggris, serta Jepang dan Australia, mereka tidak perlu menggunakan FIFA Pass.
Mereka cukup mengajukan ESTA (Electronic System for Travel Authorization) untuk kunjungan maksimal 90 hari.
Sementara itu, seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS mengungkapkan bahwa FIFA Pass mampu memangkas waktu tunggu visa secara signifikan.
"Di lebih dari 80 persen negara, pemohon kini bisa mendapatkan jadwal wawancara visa dalam waktu kurang dari 60 hari,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemohon tetap harus membuktikan kelayakan visa dan memastikan akan menaati hukum serta meninggalkan AS setelah turnamen berakhir.
Bagaimana dengan Negara yang Terkena Penangguhan Visa Imigran?
Pemerintah AS pekan lalu mengumumkan penangguhan sementara pemrosesan visa imigran dari 75 negara, 15 di antaranya sudah lolos ke Piala Dunia 2026, termasuk Brasil.
Tujuh negara lain dalam daftar tersebut masih berpeluang lolos ke turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni–19 Juli 2026.
Namun, Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa kebijakan ini hanya berlaku untuk visa imigran, bukan visa non-imigran.
Artinya, visa turis, atlet, keluarga atlet, dan jurnalis tetap dapat diproses, sehingga suporter dari negara-negara tersebut masih bisa mengajukan visa untuk menonton Piala Dunia.
Sumber: BBC