Liga Inggris: MU Mampu Kalahkan Man City, Arsenal Waspadai Carrick Effect

Meski di atas kertas Arsenal lebih diunggulkan, mereka tetap mewaspadai kebangkitan MU di bawah pelatih sementara Michael Carrick.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 23 Januari 2026, 13:30 WIB
Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick, memberi ucapan selamat kepada gelandang asal Kamerun Bryan Mbeumo saat meninggalkan lapangan setelah ditarik keluar dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, Sabtu (17/1/2026). (Darren Staples / AFP)

Bola.com, Jakarta - Arsenal akan menjamu Manchester United (MU) akhir pekan ini dengan target meraih kemenangan kandang kelima secara beruntun di Premier League.

Hasil tersebut penting bagi The Gunners untuk menjaga jarak dari para pesaing di papan atas, yang sejauh ini gagal memanfaatkan dua hasil imbang tanpa gol yang diraih Arsenal ketika melawan Liverpool dan Nottingham Forest.

Advertisement

Meski di atas kertas Arsenal lebih diunggulkan, mereka tetap mewaspadai kebangkitan MU di bawah pelatih sementara Michael Carrick.

MU tampil impresif dalam kemenangan 2-0 atas Man City pekan lalu, yang menjadi laga pertama Michael Carrick dalam periode keduanya sebagai pelatih interim.

Namun, inkonsistensi masih menjadi masalah Setan Merah. Selain catatan tiga kemenangan beruntun pada Oktober, MU kesulitan merangkai hasil positif secara berkelanjutan.

Meski lini serang mereka menunjukkan peningkatan sejak Ruben Amorim dipecat awal bulan ini, Arsenal justru tampil solid dengan tidak membiarkan satu pun tembakan tepat sasaran dalam dua laga liga terakhir.

Rivalitas Arsenal dan MU pernah mendominasi era awal Premier League. Arsenal belum juara lagi sejak 2004, sementara masa kejayaan MU kini tinggal kenangan.

Arsenal difavoritkan untuk meraih gelar liga Inggris ke-14 mereka, tapi MU tentu ingin menggagalkan ambisi tersebut.

 


Semua Terasa “Berjalan Salah” untuk Man City

Pep Guardiola pada laga Man City vs Tottenham di pekan ke-2 Premier League 2025/2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Awal 2026 menjadi mimpi buruk bagi Manchester City. Kekalahan memalukan 1-3 dari Bodo/Glimt di Liga Champions pada Selasa lalu tercatat sebagai salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah kompetisi tersebut.

Pasukan Pep Guardiola juga belum meraih kemenangan di Premier League tahun ini, membuat perburuan gelar juara mereka tersendat. Pep Guardiola mengakui situasi sulit yang tengah dihadapi timnya.

“Perasaannya adalah bahwa semua yang bisa berjalan salah, memang sedang berjalan salah dalam banyak detail. Itu fakta dan kami harus mencoba mengubahnya,” ujar Guardiola.

Cedera dua bek utama, Ruben Dias dan Josko Gvardiol, menjadi faktor penting di balik penurunan performa City setelah mereka menutup 2025 dengan kuat.

Guardiola berharap kehadiran Marc Guehi bisa menambah kestabilan lini belakang, dengan mantan kapten Crystal Palace itu dijadwalkan menjalani debut saat melawan Wolves.

“Kami harus bangkit, hasil sejak 2025 tidak bagus. Kami harus mengubah dinamika ini dengan cepat,” lanjutnya.

Meski Wolves berada di zona degradasi, performa mereka menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah lima laga tanpa kekalahan di semua kompetisi.

Sumber: France24


Jadwal Pekan 23 Premier League

Liga Inggris - Ilustrasi logo Premier League 2024/2025. (Bola.com/Adreanus Titus)

Sabtu, 24 Januari 2026

  • 19.30 WIB - West Ham United vs Sunderland
  • 22.00 WIB - Burnley vs Tottenham Hotspur
  • 22.00 WIB - Fulham vs Brighton
  • 22.00 WIB - Man City vs Wolves

Minggu, 25 Januari 2026

  • 00.30 WIB - Bournemouth vs Liverpool
  • 21.00 WIB - Brentford vs Nottingham Forest
  • 21.00 WIB - Crystal Palace vs Chelsea
  • 21.00 WIB - Newcastle United vs Aston Villa
  • 23.30 WIB - Arsenal vs Manchester United

Selasa, 27 Januari 2026

  • 03.00 WIB - Everton vs Leeds United

Persaingan di Premier League

Berita Terkait