BRI Super League: Persebaya Beraroma Revans, Francisco Rivera Pede Raup Poin Penuh di Markas PSIM

Persebaya datang ke pertandingan kontra PSIM dengan misi membalaskan kekalahan di putaran pertama BRI Super League musim ini.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 24 Januari 2026, 20:45 WIB
Pemain Persebaya Surabaya, Francisco Rivera saat berhadapan dengan Persita Tangerang pada pekan kedua BRI Super League 2025/2026 di Indomilk Arena, Sabtu (16/8/2025). (Bola.com/ Abdul Aziz)

Bola.com, Surabaya - Gelandang Persebaya Surabaya, Francisco Rivera, yakin ia dan rekan setim bisa mencuri tiga poin di kandang PSIM Yogyakarta. Kondisi Bajul Ijo kini sedang on fire dengan berhasil mencatatkan tiga kemenangan beruntun di BRI Super League 2025/2026.

Duel pekan ke-18 itu bakal tersaji di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25-1-2026) sore. Rivera menyuarakan optimisme tinggi untuk mengamankan poin penuh saat melawat ke markas PSIM.

Advertisement

"Kami sudah berlatih keras sepekan ini, kami memiliki kepercayaan diri dan kami siap berjuang untuk membawa pulang tiga poin dari Yogyakarta," ujar Rivera.

Awal putaran kedua musim ini menjadikan bentrokan ini sangat vital bagi kedua kesebelasan demi mengamankan posisi di papan klasemen.

Persebaya datang dengan modal moral melimpah berkat grafik menanjak dalam lima partai terakhir. Koleksi tiga kemenangan tanpa putus membuktikan kematangan strategi racikan pelatih Bernardo Tavares.

Keseimbangan ritme mulai terjaga berkat sinkronisasi pemain dan skema taktikal yang mumpuni. Green Force kini tampil lebih disiplin di lini belakang serta lebih klinis dalam menyelesaikan peluang.


Modal Apik

Pemain PSIM Yogyakarta sedang menjalani sesi latihan. (Dok. PSIM)

Di kubu lawan, PSIM juga mengantongi modal positif. Keberhasilan menumbangkan Madura United pada laga tandang sebelumnya menjadi amunisi semangat bagi Laskar Mataram.

Walau performa PSIM sempat naik-turun, keangkeran markas mereka sering kali merepotkan tim tamu.

Atmosfer Stadion Sultan Agung diperkirakan bakal menyuguhkan tekanan psikologis yang hebat.

Pada bentrokan pertama Agustus 2025, PSIM secara mengejutkan menang 1-0 di kandang Persebaya. Memori pahit tersebut menjadi bensin utama bagi Persebaya untuk melakukan revans.


Telah Bertransformasi

Bernardo Tavares untuk pertama kalinya memimpin sesi latihan Persebaya Surabaya di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (6/1/2026) sore WIB. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Meski begitu, situasi kedua kubu telah banyak bertransformasi dibanding awal musim. Persebaya kini tampil dengan kerangka tim yang lebih bertenaga dan ofensif.

Bernardo Tavares mencoba memaksimalkan masa rehat kompetisi untuk mengeksekusi bongkar-pasang skuad secara masif. Skema bermain yang lebih dinamis dan bertenaga mulai terlihat hasilnya.

"Waktu yang ada kami gunakan sebaik mungkin untuk memahami pemain dan menyesuaikan latihan dengan kebutuhan pertandingan," ujar Tavares.

Duel ini juga jadi menarik mengingat posisi kedua tim berdekatan setelah sama-sama melakoni 17 pertandingan. Hingga Sabtu (24-1-2026) siang, PSIM ada di posisi keenam dengan 30 poin, sedangkan Persebaya hanya satu setrip di bawahnya dengan mengemas 28 poin.


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait