Hadapi Panitchaphon Teeraratchakul di Final Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan: Kondisikan Badan, Mental, Pikiran

Alwi Farhan akan bermain pada final Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta hari Minggu (25/01/2026). Pada laga puncak, ia bakal melawan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratchakul.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 25 Januari 2026, 07:15 WIB
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, saat melawan wakil Taiwan, Chi Yu Jen pada laga semifinal Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Alwi Farhan akan bermain pada final Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta hari Minggu (25/01/2026). Pada laga puncak, ia bakal melawan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratchakul.

Alwi Farhan tembus final turnamen level Super 500 pertamanya setelah mengalahkan Chi Yu Jen (Chinese Taipei), dalam dua game langsung dengan skor 21-11, 21-12 pada semifinal. 

Advertisement

Di babak final, Alwi akan berhadapan dengan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratchakul. Skor pertemuan sementara imbang 1-1 untuk kedua pemain.

“Yang pasti badan saya, mental saya, pikiran saya harus saya kondisikan lagi. Karena besok akan menjadi partai yang berat. Saya akan berusaha semaksimal mungkin,” ujar Alwi soal laga final.

 


Soal Dukungan Istora

Lolosnya Alwi ke final membuat asa Indonesia untuk tetap meraih gelar juara tunggal putra setidaknya masih terjaga. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Alwi bermain dengan didukung satu Istora yang bergemuruh. Usai kemenangan melawan Chi Yu Jen kemarin, Alwi Farhan menyampaikan apresiasinya kepada supporter.

 

"Terima kasih buat masyarakat yang tadi sudah datang. Ada drum-nya, ada anak kecilnya, ada orang tuanya, ada ibu-ibu, kakek-kakek, nenek-nenek semuanya, thank you. Mungkin kata terima kasih saja enggak cukup. Jangan lupa dukung dan doakan tim Indonesia khususnya buat hari ini dan besok,” kata Alwi.

"Selalu merinding ketika dengar crowd bergemuruh memanggil nama saya. Saya selalu merinding. Tidak pernah terbayangkan." 

"Dulu tahun 2018 saya masih nonton A Ginting (Anthony Sinisuka Ginting) juara di sini. Sekarang delapan tahun kemudian, saya bisa berada di partai final. Tidak ada di dalam benak saya,” jelas Alwi, peraih medali emas tunggal putra SEA Games 2025.


Menang Mudah Saat Semifinal

Tak diduga, laga semifinal berlangsung dalam waktu 30 menit saja. Alwi menguasai jalannya permainan, sementara Chi yang di babak kedua mengalahkan Anders Antonsen, unggulan kedua dari Denmark, kemarin tampil antiklimaks.

“Mungkin bisa dibilang saya mainnya lumayan lah. Enggak yang bagus banget, tapi saya rasa lawan juga kena pressure dari penonton. Saya rasa dia juga nervous, jadi tidak bisa mengembangkan pola permainannya,” komentar Alwi.

Berita Terkait