Rekor Tak Terkalahkan Pupus, Harry Kane Singgung Kegagalan Bayern Munchen Kill the Game

Bayern Munchen akhirnya harus menelan kekalahan perdana mereka di Bundesliga musim ini. Rekor tak terkalahkan Die Roten runtuh usai menyerah 1-2 dari FC Augsburg.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 25 Januari 2026, 16:30 WIB
Penyerang Bayern Munchen, Harry Kane (tengah), berjalan bersama rekan setimnya, Joshua Kimmich (kiri) dan Leon Goretzka (kanan) setelah tim Bavaria itu menang atas klub Belgia, Union St Gilloise di Allianz Arena, Munchen, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. (Karl-Josef HILDENBRAND / AFP)

Bola.com, Jakarta - Bayern Munchen akhirnya harus menelan kekalahan perdana mereka di Bundesliga musim ini. Rekor tak terkalahkan Die Roten runtuh usai menyerah 1-2 dari FC Augsburg pada laga yang digelar Sabtu waktu setempat.

Dalam pertandingan tersebut, Bayern sebenarnya sempat unggul lebih dulu. Namun kegagalan memaksimalkan peluang membuat keunggulan itu sirna, sebelum Augsburg bangkit dan membalikkan keadaan.

Advertisement

Kekalahan ini menjadi peringatan bagi Bayern yang sebelumnya tampil dominan. Harry Kane pun angkat bicara, menyoroti lemahnya efektivitas tim sebagai faktor utama kegagalan membawa pulang poin.

Harry Kane menilai Bayern Munchen seharusnya bisa mengunci kemenangan sejak babak pertama. Menurutnya, sejumlah peluang emas gagal dimanfaatkan secara maksimal.

“Babak pertama kami cukup bagus. Saya rasa kami layak unggul, dan kami juga punya momen untuk benar-benar menentukan pertandingan,” ujar Kane, dikutip dari @iMiaSanMia.

“Kami kurang bersih dalam sentuhan akhir, umpan terakhir tidak maksimal, dan kiper mereka melakukan beberapa penyelamatan bagus. Saat skor masih 1-0, pertandingan selalu terbuka, siapa pun lawannya. Dalam situasi seperti itu, Anda bisa dihukum,” lanjut striker timnas Inggris tersebut.

 


Kelelahan Jadi Faktor Penentu di Babak Kedua

Pemain Bayern Munchen merayakan gol yang dicetak Harry Kane ke gawang Union St Gilloise dalam laga matchday ketujuh Liga Champions 2025/2026, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. (Karl-Josef HILDENBRAND / AFP)

Selain soal efektivitas, Kane juga menyinggung faktor fisik yang memengaruhi performa Bayern, khususnya di paruh kedua pertandingan. Jadwal padat disebut membuat permainan Die Roten tidak lagi mengalir seperti biasanya.

“Di babak kedua, kami sedikit kehilangan energi. Pergerakan dengan bola tidak sefluid sebelumnya,” tuturnya.

Ia juga memberi kredit kepada Augsburg yang tampil agresif dan mampu menekan Bayern secara konsisten.

“Respek untuk lawan, mereka memberi tekanan lebih besar dan membuat kami kesulitan. Ini periode yang berat dengan banyak pertandingan,” ucap Kane.

 


Fokus Beralih ke Liga Champions

Harry Kane (kiri) dari Bayern dan Joshua Kimmich (Bayern) merayakan kemenangan mereka dalam pertandingan Bundesliga antara Bayern Munchen dan Borussia Dortmund di Munich, Jerman, Sabtu, 18 Oktober 2025. (Foto AP/Lennart Preiss)

Meski kecewa, Kane menegaskan Bayern tidak ingin larut dalam hasil negatif tersebut. Fokus kini langsung dialihkan ke laga penting Liga Champions tengah pekan ini.

“Pada akhirnya, segalanya bergerak cepat. Sekarang kami fokus ke Liga Champions,” tegasnya.

Bayern Munchen dijadwalkan menghadapi PSV Eindhoven pada laga Liga Champions, Rabu mendatang. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Die Roten untuk segera bangkit dan membuktikan bahwa kekalahan dari Augsburg hanyalah batu sandungan sementara.

Sumber: Bavarian Football

Berita Terkait