Ketika 6 Kata Sir Alex Ferguson Mengantar Thierry Henry ke Arsenal Alih-Alih MU

Ucapan singkat Sir Alex Ferguson yang menggagalkan transfer Thierry Henry ke MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 25 Januari 2026, 18:00 WIB
Thierry Henry - legenda Arsenal ini merupakan top scorer sepanjang masa The Gunners. Namun, sebelum bersinar di Premier League, Henry sempat kesulitan menemukan permainan terbaiknya bersama Juventus. (AFP/Odd Andersen)

Bola.com, Jakarta - Sebuah keputusan besar hampir mengubah sejarah Manchester United dan Arsenal pada akhir 1990-an.

Sir Alex Ferguson, manajer legendaris Setan Merah, disebut pernah menolak kesempatan merekrut Thierry Henry, penyerang yang kemudian menjelma menjadi ikon terbesar Arsenal, dengan alasan yang terbilang kejam dan singkat.

Advertisement

Thierry Henry dikenal luas sebagai legenda hidup Arsenal. Ia didatangkan dari Juventus pada 1999 dengan nilai transfer sebesar 11 juta paun, sebelum mencatatkan namanya dalam buku sejarah klub London Utara itu.

Sepanjang kariernya bersama The Gunners, Henry mencetak 228 gol, terbanyak sepanjang masa klub, serta menyumbang 104 assist dari total 377 penampilan.

Ia turut mengantar Arsenal meraih dua gelar Liga Inggris dan tiga Piala FA, sekaligus dikenang sebagai pemain terbaik yang pernah dimiliki klub tersebut.

Namun, jalan cerita Henry sejatinya bisa berjalan sangat berbeda.


Henry Ingin Gabung MU

Mantan pelatih MU, Sir Alex Ferguson, bukanlah penyuka tren sepatu sepak bola warna-warni. Ferguson hanya membolehkan memakai sepatu berwarna hitam terutama untuk pemain-pemain muda. (AFP/Paul Ellis)

Menurut Ned Kelly, mantan petugas keamanan Eric Cantona dan David Beckham, Henry sebenarnya ingin bergabung dengan MU sebelum akhirnya berlabuh ke Arsenal.

Kelly mengungkapkan bahwa keinginan itu disampaikan melalui Jean-Marie Cantona, kakak dari Eric Cantona.

Dalam wawancaranya dengan beIN Sports pada 2020, Kelly menjelaskan bahwa MU merupakan pilihan utama Henry saat itu.

"Di tunnel setelah pertandingan, ponsel saya berdering. Kakak Eric (Cantona), Jean-Marie, berkata, 'Ned, sampaikan ke Alex (Ferguson) bahwa Thierry Henry ingin datang ke klub,'" ujar Kelly.

Ia menegaskan, peristiwa itu terjadi sebelum Henry resmi bergabung dengan Arsenal.

"Ini terjadi sebelum dia ke Arsenal. Pilihan pertamanya adalah Manchester United. Jadi, saya menemui bos dan berkata, 'Bos, saya baru saja ditelepon Jean-Marie Cantona, dia bilang Henry ingin bergabung dengan klub.'"


Penolakan Ferguson

Thierry Henry menjalani masa keemasan bersama Arsenal pada tahun 1999 hingga 2007. Dirinya memutuskan untuk melanjutkan kariernya ke Barcelona dan MLS New York Red Bull. Pada 2012, Henry kembali menjalani debutnya di Arsenal dan mampu mencetak gol kemenangan. (Foto: AFP/Ian Kington)

Respons Ferguson disebut sangat tegas.

"Dia (Ferguson) berkata, 'no way, he's always f****** injured' (tidak mungkin, dia selalu cedera) dengan ungkapan bernada keras. Setelah itu dia pergi ke Arsenal, dan selebihnya adalah sejarah," kata Kelly.

Alih-alih mendatangkan Henry, MU yang saat itu berstatus juara Liga Inggris, Liga Champions, dan Piala FA justru merekrut bek Mikael Silvestre dari Inter Milan, serta dua penjaga gawang, Massimo Taibi dari Venezia dan Mark Bosnich dari Aston Villa.

Ketiga pemain tersebut gagal memberikan dampak signifikan bagi tim.

Meski bgeitu, Ferguson tetap mampu membawa Setan Merah meraih gelar Liga Inggris keenamnya pada musim 1999/2000.

Sementara itu, Henry justru menjadi mimpi buruk bagi Setan Merah. Sepanjang kariernya, ia mencetak enam gol dan delapan assist dalam 23 penampilan melawan MU.

 Bukan hanya di Inggris, Henry juga kembali menyakiti mantan calon klubnya tersebut saat menjadi bagian dari Barcelona asuhan Pep Guardiola yang menaklukkan United 2-0 pada final Liga Champions 2009.

Satu keputusan, enam kata, dan sebuah sejarah sepak bola yang berubah selamanya.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait