Wilujeng Sumping! Layvin Kurzawa Resmi Jadi Pemain Persib

Persib Bandung resmi memperkenalkan Layvin Kurzawa

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 25 Januari 2026, 21:57 WIB
Persib Bandung resmi memperkenalkan Layvin Kurzawa sebagai bagian dari Maung Bandung untuk putaran kedua BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (25/1/2026). (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Bandung - Persib Bandung resmi memperkenalkan Layvin Kurzawa sebagai bagian dari Maung Bandung untuk putaran kedua BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (25/1/2026)

Kehadirannya bukan sekadar menambah nama di daftar pemain asing, tetapi menjadi kepingan yang memang dibutuhkan tim saat ini.

Advertisement

Di tengah agenda kompetisi yang padat dan tantangan di level Asia, Persib berada dalam fase building the team.

Klub membutuhkan pemain yang tidak hanya punya kualitas teknis, tetapi juga fleksibilitas, pengalaman, dan pemahaman taktik yang matang. Di titik inilah Layvin Kurzawa masuk.

Pemain kelahiran Fréjus, 4 September 1992, ini dikenal sebagai pemain multi-posisi. Bek kiri adalah posisi utamanya, namun ia juga nyaman bermain sebagai sayap kiri maupun bek tengah.

Fleksibilitas ini memberi banyak opsi bagi tim pelatih, terutama dalam situasi rotasi pemain, perubahan skema, atau kebutuhan spesifik di tengah pertandingan.


Pengalaman di Eropa

Bek PSG, Layvin Kurzawa, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Anderlecht pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Selasa (31/10/2017). PSG menang 5-0 atas Anderlecht. (AFP/Franck Fife)

Secara karakter bermain, Kurzawa memiliki beberapa atribut yang relevan dengan kebutuhan Persib saat ini. Crossing akurat dari sisi kiri, kemampuan sweeping ball yang rapi, serta keberanian naik membantu serangan menjadi nilai tambah yang dicari. Ia bukan hanya bertahan, tetapi juga aktif dalam transisi permainan.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa perekrutan Kurzawa merupakan rekomendasi langsung dari tim pelatih.

“Tim pelatih merekomendasikan perekrutannya untuk menambah kedalaman skuad di posisi yang biasa ditempatinya, yaitu bek kiri, sayap kiri, dan bek tengah. Kontrak diberikan hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan sesuai evaluasi performa dan kebutuhan tim,” jelas Adhitia.

Rekam jejak Kurzawa juga menjadi pertimbangan penting. Ia pernah merumput bersama AS Monaco, Paris Saint-Germain, Fulham, hingga Boavista, serta membela Tim Nasional Prancis pada periode 2014–2019.

Pengalaman panjang di level tertinggi Eropa inilah yang diharapkan membawa dampak langsung, bukan hanya di lapangan, tetapi juga di ruang ganti.


AFC Champions League 2

Edinson Cavani (tengah) merayakan gol bersama Neymar (kiri) dan Layvin Kurzawa saat melawan Celtic pada laga grup B Liga Champions di Parc des Princes stadium, Paris, (22/11/2017). PSG menang telak 7-0. (AFP/Franck Fife)

Persib saat ini juga tengah menatap fase krusial babak 16 besar AFC Champions League Two. Kompetisi ini menuntut kedalaman skuad, ketenangan dalam pengambilan keputusan, serta pemain yang terbiasa bermain di laga besar.

Dalam konteks itu, Kurzawa diproyeksikan sebagai bagian dari kesiapan tim untuk melangkah lebih jauh di Asia.

Selain itu, manajemen juga menegaskan bahwa seluruh proses perekrutan telah melalui evaluasi menyeluruh, termasuk kondisi fisik dan kebutuhan tim secara keseluruhan.


Solusi

Persib melihat Kurzawa sebagai solusi yang relevan dengan situasi saat ini, bukan sekadar melihat masa lalu, tetapi bagaimana kontribusinya ke depan dalam sistem dan rencana tim.

“Kami berharap pemain bersangkutan dapat berkontribusi sesuai ekspektasi klub, baik di Super League maupun di AFC Champions League Two,” tambah Adhitia.

Persib sedang membangun, menyusun, dan melengkapi. Setiap kepingan yang datang punya peran. Dan bagi Persib Layvin Kurzawa adalah salah satu kepingan penting dalam perjalanan musim ini.

Berita Terkait