Bola.com, Jakarta - Sassuolo akhirnya meraih kemenangan perdana mereka di tahun 2026 setelah menundukkan Cremonese dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Serie A giornata ke-22 yang berlangsung di Mapei Stadium, Città del Tricolore, Minggu (25/1/2026).
Gol cepat Alieu Fadera menjadi penentu kemenangan penting bagi tim tuan rumah, sekaligus menandai kembalinya Domenico Berardi ke lapangan hijau setelah absen cukup lama.
Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika Sassuolo langsung membuka keunggulan. Armand Laurienté mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh, namun kiper Cremonese, Emil Audero, gagal mengamankan bola dengan sempurna dan justru menepisnya ke area berbahaya.
Alieu Fadera yang berdiri bebas dengan sigap menyambar bola muntah tersebut dan menceploskannya ke gawang dari jarak dekat, unggul lebih cepat dari Matteo Bianchetti. Gol tersebut langsung mengangkat kepercayaan diri Sassuolo yang tengah berusaha keluar dari periode sulit.
Cremonese mencoba merespons pada menit ke-14. Jari Vandeputte berhasil merebut bola di lini tengah dan mengirimkan umpan terobosan matang kepada Jamie Vardy.
Penyerang berpengalaman asal Inggris itu melepaskan tembakan ke arah gawang, namun kiper Sassuolo, Arijanet Muric, tampil sigap dengan menahan bola menggunakan kakinya. Peluang tersebut menjadi salah satu kesempatan terbaik Cremonese sepanjang laga.
Laga Seru
Sassuolo tetap lebih dominan dalam penguasaan bola. Laurienté kembali mengancam lewat tembakan jarak jauh, tetapi kali ini bola melambung di atas mistar. Tekanan tuan rumah terus berlanjut, meski belum mampu menambah keunggulan sebelum turun minum.
Pada awal babak kedua, Cremonese mencoba mengubah pendekatan permainan dengan memasukkan Dennis Johnsen menggantikan Tommaso Barbieri. Perubahan tersebut memberi sedikit dorongan ofensif bagi tim tamu, namun mereka tetap kesulitan menciptakan peluang berbahaya di depan gawang Muric yang tampil cukup tenang.
Sassuolo hampir menggandakan keunggulan melalui kerja sama Laurienté dan Luca Moro. Umpan silang Laurienté dari sisi kiri menemukan Moro di kotak penalti, namun dalam posisi kurang seimbang, sepakan sang penyerang justru melebar dari tiang dekat.
Momen Kemenangan
Momen yang paling dinantikan publik tuan rumah terjadi pada menit ke-59 ketika Domenico Berardi akhirnya kembali merumput. Pemain andalan Sassuolo itu masuk sebagai pemain pengganti, menandai penampilan pertamanya sejak akhir November.
Kehadiran Berardi langsung mendapat sambutan hangat dari para pendukung dan memberikan tambahan kreativitas di lini serang.
Cremonese sempat memperoleh peluang emas melalui Federico Bonazzoli yang menerima umpan terobosan dari Johnsen di dalam kotak penalti. Namun, Bonazzoli terlalu lama mengontrol bola sehingga pertahanan Sassuolo berhasil menutup ruang tembak, dan sepakan akhirnya hanya mengenai sisi luar jaring gawang.
Emil Audero Kerja Keras
Di sisi lain, Emil Audero harus bekerja keras untuk menjaga Cremonese tetap dalam permainan. Kiper tersebut melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis tendangan bebas Laurienté yang mengarah ke sudut atas gawang. Sassuolo terus menekan di sisa waktu pertandingan. Josh Doig mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, namun bola kembali melambung di atas mistar. Nicholas Pierini bahkan nyaris mencetak gol setelah lob jarak jauhnya membentur mistar gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Sassuolo. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Neroverdi sejak 6 Desember dan memberikan suntikan moral penting bagi tim. Tambahan tiga poin membuat Sassuolo kini mengoleksi 26 poin di klasemen sementara Serie A.
Sebaliknya, Cremonese masih tertahan di angka 23 poin dan memperpanjang tren negatif mereka. Tim berjuluk Grigiorossi tersebut belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir Serie A dan hanya mampu mencetak satu gol dalam periode tersebut, sebuah catatan yang tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi staf pelatih.