Pelatih Persebaya Puji Habis-habisan Rachmat Irianto, Disebut seperti Diego Maradona

Persebaya Surabaya sukses mencuri poin penuh dengan skor 3-0 di kandang PSIM Yogyakarta, aksi Rachmat Irianto jadi sorotan.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 26 Januari 2026, 15:30 WIB
Bek Persebaya, Rachmat Irianto, saat laga vs Persib di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (26/7/2018). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya sukses mencuri poin penuh dengan skor 3-0 di kandang PSIM Yogyakarta, Minggu (25/1/2026). Duel ini jadi sorotan karena performa Bajul Ijo terlihat meningkat di BRI Super League 2025/2026.

Dominasi tim polesan Bernardo Tavares tak terbendung setelah menyarangkan tiga gol tanpa balas ke gawang tuan rumah. Momentum paling berkesan terjadi saat gol penutup tercipta melalui skema yang sangat dramatis dan mematikan.

Aksi tersebut diinisiasi oleh sang gelandang jangkar, Rachmat Irianto, pada menit ke-85. Mulanya, ia berhasil memutus aliran bola dari kaki Ze Valente tepat di area pertahanan tim kebanggaan Bonek tersebut.

Selanjutnya, pemain yang akrab disapa Rian tersebut melakukan solo run dari garis tengah hingga merangsek ke kotak terlarang.

Setelah menempuh jarak lebih dari separuh lapangan, tendangan kerasnya ke tiang dekat sukses merobek jala gawang PSIM. Lesatan indah itu sekaligus mengunci kemenangan telak Persebaya di markas lawan.

Selepas peluit panjang berbunyi, Bernardo Tavares langsung melontarkan sanjungan luar biasa bagi performa anak asuhnya tersebut. Secara spesifik, Tavares menyamakan kualitas gol Rachmat Irianto dengan legenda dunia, Diego Maradona, berkat proses golnya yang fenomenal.

"Kalau saya melihat gol tadi hari ini. Saya belum pernah melihat Rian (Panggilan Rachmat Irianto) sebelumnya. Saya akan bilang namanya adalah Rian Diego Armando Maradona," katanya.

 


Peran Kolektif Tim

Persebaya Surabaya menyambut era baru di awal tahun 2026. Klub berjuluk Green Force itu resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Terlepas dari pesona gol Irianto, pelatih berpaspor Portugal ini tetap mengapresiasi kolektivitas seluruh penggawa Persebaya yang tampil habis-habisan di Bantul.

"Bagi saya, semua pemain itu penting. Bukan hanya pemain yang mencetak gol, tapi juga pemain yang mampu memastikan kami tidak kebobolan. Sayangnya, kami memiliki beberapa masalah fisik pada banyak pemain. Kami berharap dengan bantuan departemen medis kami," ujarnya.

"Kami juga berharap dapat memiliki perlengkapan yang lebih baik untuk membantu para pemain kami pulih karena saya pikir itu penting. Kami berharap pekan depan tim kami bisa lebih bugar secara fisik karena banyak pemain yang baru pulih dari cedera," imbuhnya.

 


Jamu Dewa United

Persebaya Surabaya. (Bola.com/Dok.Instagram Persebaya Surabaya).

Hasil positif ini secara otomatis mendongkrak posisi Persebaya Surabaya untuk melampaui PSIM di zona enam besar klasemen sementara. Bajul Ijo kini mengemas 31 poin dalam 18 pertandingan.

Berikutnya, tim asal Kota Pahlawan itu bakal melakoni partai kandang dengan menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (1/2/2026) malam.

Berita Terkait