Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dikabarkan segera berangkat ke Eropa. Mantan arsitek Timnas Kanada tersebut bakal memantau para pemain diaspora.
Selain pemain yang telah berstatus sebagai anggota Timnas Indonesia, Herdman juga bakal mencari pesepak bola keturunan yang punya peluang untuk membela tim berjulukan Garuda itu.
Herdman telah mendapatkan informasi dari Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Alexander Zwiers, tentang siapa saja pemain keturunan yang bisa diamati di benua biru.
"Sudah. Dia dapat data juga dari Dirtek. Kehadiran Dirtek punya pengaruh besar dan ada rekomendasi dari Alex," ujar anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.
"Ini beda sama dulu tidak punya Dirtek. Dia akan mengarahkan ke John untuk pantau beberapa pemain," jelas Arya.
Siapa yang Akan Dipantau?
Lantas, siapa pemain keturunan yang bakal dilihat John Herdman? Arya mengaku belum menerima datanya sehingga tidak bisa memberitahu secara spesifik.
"Saya belum dapat namanya. Ada namanya kok," ungkap Arya.
Sementara itu, beberapa pemain diaspora Timnas Indonesia yang diyakini bakal disaksikan secara langsung oleh John Herdman ialah Jay Idzes dan Emil Audero di Italia, Ole Romeny di Inggris, Kevin Diks di Jerman, hingga Calvin Verdonk di Prancis.
Sudah Safari Laga BRI Super League
Sebelumnya, John Herdman telah melakukan safari laga BRI Super League. Dia menonton partai Persija Jakarta kontra Madura United dan Persita Tangerang melawan Bhayangkara FC.
Secara khusus, John Herdman membahas pemain muda bertalenta yang berpeluang memperkuat Timnas Indonesia. Dia menyinggung penyerang Persita, Hokky Caraka, dan wingback Persija, Dony Tri Pamungkas.
"Saya pikir itu terlalu dini untuk berbicara. Saya mencari pemain dengan banyak hal. Saya ingin melihat pemain-pemain muda seperti Hokky, Dony, pemain seperti itu yang ingin saya lihat bagaimana masa depan mereka nantinya," ujar John Herdman.
"Seperti apa mereka ketika diuji di lingkungan Timnas Indonesia. Lalu, melihat beberapa pemain senior apa yang masih mereka miliki, apa yang bisa mereka tawarkan," jelas pria asal Inggris itu.