Bola.com, Jakarta - Persib Bandung terus mengirimkan sinyal perihal ambisi mereka untuk kembali menjadi yang terbaik di BRI Super League 2025/2026.
Sempat melorot ke posisi kedua klasemen sementara, kini Maung Bandung kembali ke puncak klasemen kasta teratas Indonesia.
Tambahan tiga angka yang mereka raih usai mengalahkan PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA), Bandung, Minggu malam kemarin membuat kans Persib menuju singgasana juara kembali melebar.
Duel kontra PSBS tak berlangsung mudah bagi tim asuhan Bojan Hodak. Meski bermain di depan pendukung setia dan bermaterikan pemain nan mumpuni di semua lini, tuan rumah butuh kerja ekstra keras untuk bisa menjinakkan perlawanan spartan tim tamu.
Pangeran Biru harus menunggu waktu yang sangat lama untuk bisa memastikan kemenangan 1-0 atas tim tamu. Gol semata wayang sang juara bertahan dicetak oleh Berguinho pada menit ke-88.
Tuai Pujian
Torehan Persib di pekan ke-18 membuat banyak pihak kagum, termasuk pengamat sepak bola nasional, Binder Singh.
"Persib Bandung adalah satu-satunya tim sejauh ini yang berhasil meraih 100 persen kemenangan ketika bermain di kandang, Stadion GBLA. Dari sembilan pertandingan yang telah dimainkan di stadion tersebut, Persib selalu meraih kemenangan dan juga mencatat delapan clean sheet," kata Binder via kanal YouTube Bola Bung Binder.
Menurut Binder, performa Marc Klok and kolega di kandang layak diacungi jempol. Soalnya, sejauh ini, Persib baru kebobolan sebiji gol di kandang. Itu terjadi saat menjamu Borneo FC, meski pada akhirnya mereka mampu comeback dengan kemenangan 3-1.
"Satu-satunya tim yang berhasil mencetak di kandang Persib di Stadion GBLA adalah Borneo FC yang saat itu mereka sempat leading 1-0, tapi kena comeback dari Persib dan Persib akhirnya menang dengan skor 3-1," kata Binde, memuji.
"Artinya, satu-satunya pemain yang bisa membobol gawang dari Persib yang pada saat itu dijaga oleh Fitrah Maulana adalah Joel Vinicius ketika timnya Borneo FC bermain di Stadion GBLA," imbuh Binder.
Wajar Parkir Bus
Perlawanan spartan yang tak kenal lelah yang ditunjukkan PSBS membuat tuan rumah sempat kewalahan.
Kalah dalam penguasan bola dan jumlah pemain menyusul kartu merah yang menerpa Heri Susanto pada menit ke-55 tak membuat semangat serta permainan tim berjuluk Badai Pasifik itu mengendur.
"Jujur, saya tidak menyangka bahwa Persib bisa meraih kemenangan pertandingan melawan PSBS karena memang kita lihat bahwa permainan PSBS total defensif. Bagi mereka satu poin saja dari GBLA akan terasa seperti tiga poin karena mereka berada di tepi zona degradasi. Jadi, wajar kalau mereka parkir bus," ulas Binder.