Sapu Bersih Emas di ASEAN Para Games 2025, Ini 3 Kunci Sukses Tim Para Judo Indonesia

Tim para judo Indonesia sukses menyapu bersih medali emas di ASEAN Para Games 2025.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 26 Januari 2026, 18:30 WIB
Atlet Para Judo Indonesia, Junaedi (depan), membanting Atlet Judo Vietnam, Tran V (belakang), dalam kategori Men's Individual -64 kg Para Games 2025 Thailand di Hall The Mall Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa (22-1-2026). Junaedi meraih medali emas setelah berhasil memenangkan tiga pertandingan secara sempurna. (Dok. NPC Indonesia)

Bola.com, Jakarta - Tim para judo Indonesia menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Para Games Thailand 2025. Selama sepekan bertanding, seluruh nomor yang diperebutkan berhasil disapu bersih dengan menghasilkan medali emas

Pelatih para judo Indonesia, Lee Yong-il, membeberkan tiga kunci sukses anak asuhnya dalam menyikat semua medali emas tersebut.

Menurutnya, disiplin, mentalitas, dan kerja keras merupakan kombinasi mutlak yang harus dimiliki seorang atlet profesional.

Di cabor para judo, terdapat tujuh nomor pertandingan yang diperlombakan. Hebatnya, seluruh nomor itu berhasil dimenangi wakil Indonesia. Bahkan, pada tiga nomor, atlet Merah-Putih mampu membawa pulang emas dan perak sekaligus.

Secara keseluruhan, tim para judo Indonesia mengoleksi tujuh emas, tiga perak, serta satu perunggu. Sementara tuan rumah Thailand kebagian tiga perak dan tujuh perunggu, plus Singapura mendapatkan satu perak.


Bukan Lagi Level ASEAN

Atlet Para Judo Indonesia, Sahrul Sulaiman (atas), membanting Atlet Judo Thailand, Phayaksa Adithep (bawah), dalam kategori Men's Individual j1/j2 81 kg Para Games 2025 Thailand di Hall The Mall Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa (22-1-2026). Shahrul Sulaiman menadapatkan medali emas setelah berhasil mengalahkan Tiga lawannya secara sempurna. (Dok. NPC Indonesia)

Lee Yong-il mengatakan, Asia Tenggara bukan lagi level tim para judo Indonesia. Ia menekankan pentingnya membangun fondasi mental yang kuat dan kedisiplinan tinggi sejak masa persiapan.

"Kalau saya bilang atlet yang fisik kurang, teknik kurang, itu tidak apa-apa. Yang penting mentalnya harus siap dan harus disiplin, seperti disiplin waktu latihan dan makanan. Jadi atlet harus profesional," ujar Lee Yong-il, Minggu (25-1-2026).

Selain soal pembinaan teknis, Yong-il menjelaskan alasan kerap memanggil muka baru untuk menjadi bagian dari tim para judo Indonesia, terutama selepas ASEAN Para Games 2022.

Pria yang sudah tinggal di Indonesia selama 15 tahun ini aktif melakukan talent scouting ke berbagai daerah.

"Saya lihat seluruh Indonesia, di daerah-daerah, atlet yang gerakannya cepat, mentalnya sudah siap dan disiplin, saya panggil. Terus saat di latihan diajarkan teknik dan fisiknya," ungkap pelatih asal Korea Selatan itu.


Bekal Berharga

Keberhasilan sapu bersih medali emas di ASEAN Para Games 2025 menjadi bekal berharga untuk melangkah ke level yang lebih tinggi. Lee Yong-il telah merancang program dan target menuju Asian Para Games 2026 yang akan berlangsung di Nagoya, Jepang.

"Kami punya target peringkat ketiga dulu. Kalau untuk juara satu, saya lihat masih berat karena di Asia ada Korea, Jepang, Uzbekistan dan Kazakhstan. Mereka atletnya sudah banyak. Setiap ada event minimal ada 20 orang yang ikut terus. Jadi, mereka punya pengalaman," katanya.

Lanjut baca

Satu di antara atlet para judo Indonesia, Siyamsih, mengungkapkan kedisiplinan yang diterapkan Lee Yong-il selama masa persiapan. Kedisiplinan itu berpadu dengan kesabarannya dalam membimbing setiap atlet. "Sensei itu baik, terus dia juga telaten, sabar sama atlet-atletnya. Secara teknis ya dia disiplin banget, tegas juga," ucap Siyamsih yang meraih medali emas di nomor -60 kilogram putra J1/J2 ini.

Berita Terkait