Transfer Andy Robertson dari Liverpool ke Tottenham Gagal, Ini Penyebab Utamanya

Alasan transfer Andy Robertson ke Tottenham gagal setelah Liverpool menyetujui penjualan.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 26 Januari 2026, 21:30 WIB
Bek Liverpool asal Skotlandia #26, Andrew Robertson, bereaksi selama pertandingan matchday ke-6 Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan Liverpool di Stadion San Siro, Milan, pada 9 Desember 2025. (Marco BERTORELLO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Rencana kepindahan Andy Robertson dari Liverpool ke Tottenham Hotspur dipastikan menemui jalan buntu.

Bek kiri asal Skotlandia itu kini hampir pasti bertahan di Anfield, meski sebelumnya kedua klub sempat berada di jalur yang tampak mulus menuju kesepakatan.

Pekan lalu, Tottenham dikabarkan telah menghubungi Liverpool untuk membahas kemungkinan merekrut Robertson pada bursa transfer Januari ini.

Awalnya, Spurs berniat mendatangkannya secara gratis pada musim panas mendatang, seiring kontraknya yang akan berakhir. Namun, krisis cedera yang kian parah membuat klub London Utara itu mempercepat langkah mereka.

Negosiasi disebut berjalan positif. Liverpool bahkan hanya mematok nilai transfer sekitar 5 juta paun, angka yang tergolong rendah untuk pemain dengan pengalaman dan status seperti Robertson.

Kesepakatan pun sempat diyakini tinggal menunggu waktu untuk dirampungkan.


Situasi Berubah Cepat

Selebrasi gol bek kiri Liverpool, Andy Robertson usai membobol gawang West Ham di London Stadium, Sabtu (27/4/2024) malam WIB dalam laga lanjutan Premier League 2023/2024, Sabtu (27/4/2024) malam WIB. (AFP/Ben Stansall)

Namun, situasi berubah drastis dalam beberapa hari terakhir. Liverpool mendapati diri mereka berada dalam posisi sulit karena harus mencari pengganti Robertson hingga akhir musim. Kebutuhan inilah yang akhirnya menggagalkan transfer tersebut.

Manajemen The Reds sejatinya telah menyiapkan rencana cadangan dengan memulangkan Kostas Tsimikas dari masa peminjamannya di AS Roma. Akan tetapi, rencana itu tidak bisa direalisasikan.

Menurut laporan The Athletic, pemanggilan Tsimikas memerlukan persetujuan Roma, sementara klub Italia itu belum mampu mendapatkan pengganti.

Kondisi tersebut membuat Liverpool enggan memberi lampu hijau bagi kepergian Robertson ke Tottenham. Meski pembicaraan dengan Roma masih berlangsung, waktu kian menipis. Bursa transfer Januari hanya menyisakan tujuh hari lagi sebelum ditutup.

Di kubu Tottenham, keyakinan sempat muncul bahwa kesepakatan telah tercapai secara prinsip. Mereka percaya transfer Robertson akan diselesaikan setelah laga Liverpool melawan Qarabag di Liga Champions, Kamis (29-1-2026) dini hari WIB.

Namun, sejak awal, Spurs juga menyadari bahwa transfer tersebut sangat bergantung pada kemampuan Liverpool untuk mendatangkan pengganti di posisi bek kiri.


Tidak Memaksa

Pemain AC Milan, Malick Thiaw (tengah), berebut bola dengan pemain Liverpool, Andy Robertson (kiri), dalam pertandingan persahabatan di Stadion Kai Tak, Hong Kong, pada 26 Juli 2025. (Peter PARKS/AFP)

Robertson tidak menunjukkan sikap memaksa untuk hengkang. Meski kontraknya segera habis, ia tetap bersikap profesional dengan tampil membela Liverpool saat menghadapi Bournemouth, Minggu malam lalu.

Lanjut baca

Pelatih Liverpool, Arne Slot, turut dimintai komentarnya mengenai masa depan Robertson usai pertandingan tersebut. Ia menegaskan pentingnya seluruh pemain dalam skuadnya. "Saya rasa saya membutuhkan semua pemain saya," ujar Slot. Ketika ditanya lebih lanjut mengenai rencana Liverpool di sisa bursa transfer, Slot memilih menutup diri. "Tidak ada update soal transfer. Saya tidak pernah berbicara di depan umum mengenai transfer. Tidak ada yang bisa saya sampaikan dari sisi saya," ucapnya.

Berita Terkait