Legenda MU Sebut Mikel Arteta Panik, Harapan Arsenal Juara Liga Inggris Terancam

Legenda Manchester United, Wayne Rooney, melontarkan kritik tajam kepada manajer Arsenal, Mikel Arteta.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 27 Januari 2026, 07:30 WIB
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengisntruksikan pemainnya saat bertanding melawan Tottenham Hotspur pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur di London, Inggris, Minggu (15/1/2023). Hasil ini membuat Arsenal makin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 47 angka dari 18 laga. (AP Photo/Frank Augstein)

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Wayne Rooney, melontarkan kritik tajam kepada manajer Arsenal, Mikel Arteta, usai kekalahan dramatis The Gunners dari Setan Merah di ajang Premier League.

Rooney menilai Arteta melakukan kesalahan fatal karena panik saat pertandingan tidak berjalan sesuai rencana, sebuah keputusan yang dinilainya berpengaruh besar terhadap hasil akhir laga.

Arsenal harus menelan pil pahit setelah kalah 2-3 dari Manchester United pada laga yang berlangsung akhir pekan lalu. Kekalahan tersebut tidak hanya menyakitkan secara emosional, tetapi juga memberi dampak signifikan terhadap persaingan gelar juara Premier League musim ini.

Rival-rival terdekat Arsenal seperti Aston Villa dan Manchester City sukses meraih kemenangan, sehingga jarak poin di papan atas klasemen kini semakin menipis.

Dalam pertandingan tersebut, Arsenal sempat unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Manchester United bangkit dan membalikkan keadaan melalui gol Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu, sebelum Matheus Cunha memastikan kemenangan tim tuan rumah dengan gol penentu di penghujung laga.


Arteta Panik

Pemain Manchester United, Lisandro Martinez, melindungi bola dari hadangan pemain Arsenal, Martin Odegaard, dalam pertandingan Liga Inggris di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) malam WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Wayne Rooney, yang menyaksikan jalannya pertandingan, menilai Arsenal kehilangan kendali setelah tertinggal 1-2. Menurut mantan kapten Timnas Inggris itu, Mikel Arteta terlihat panik dan mengambil keputusan terburu-buru yang justru merugikan timnya.

“Saya pikir ada kepanikan,” ujar Rooney.

“Arteta adalah pelatih yang brilian dan saya sering memujinya. Namun, saya rasa dia panik setelah Manchester United unggul 2-1, terutama ketika dia melakukan empat pergantian pemain sekaligus.”

Rooney menilai keputusan melakukan banyak perubahan dalam waktu bersamaan membuat Arsenal kehilangan keseimbangan permainan. Alih-alih memberi kesempatan kepada pemain yang sudah berada di lapangan untuk mencoba bangkit, Arteta dinilai terlalu cepat mengubah struktur timnya.

“Saya pikir pergantian itu dilakukan terlalu tergesa-gesa. Dia seharusnya memberi kesempatan Arsenal untuk kembali ke dalam permainan dengan pemain yang sudah ada di lapangan. Perubahan tersebut tidak membuahkan hasil,” lanjut Rooney.

Pemain Arsenal, Martin Zubimendi (kiri), menyundul bola dalam pertandingan Liga Inggris melawan Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) malam WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Meski begitu, Rooney masih melihat Arsenal sebagai kandidat kuat juara Premier League musim ini. Namun, ia mengingatkan bahwa tekanan akan semakin besar seiring mendekatnya akhir musim dan setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal.

Lanjut baca

“Semakin dekat ke akhir musim, tantangannya akan semakin berat. Menurut saya, Arsenal masih favorit untuk memenangkan liga, tetapi mereka tidak akan mendapatkannya dengan mudah,” tegas Rooney. Kekalahan dari Manchester United membuat posisi Arsenal di puncak klasemen kini berada dalam ancaman serius. Selisih poin dengan para pesaing terdekat semakin tipis, dan satu hasil buruk saja bisa membuat keunggulan mereka menguap.

Berita Terkait