Bola.com, Jakarta - Jordy Wehrmann sempat menjadi pembicaraan publik pada periode 2021. Saat itu, Wehrmann disebut menolak panggilan dari Timnas Indonesia yang masih dipimpin oleh Shin Tae-yong.
Pada Sabtu (24/1/2026), Bola.com mendapatkan kesempatan melakukan wawancara secara eksklusif dengan Jordy Wehrmann.
Pada kesempatan itu, Wehrmann pun mengungkapkan banyak hal. Termasuk mengenai kabar penolakannya terhadap Timnas Indonesia.
Jordy Wehrmann mengaku saat itu mendapatkan panggilan telepon dari salah satu asisten Shin Tae-yong. Sang asisten disebut menanyakan kesediaannya untuk membela Timnas Indonesia.
"Wow sebuah kehormatan," kata Jordy Wehrmann mencoba mengingat apa yang ia katakan kepada asisten pelatih Timnas Indonesia saat itu.
Kendala Bahasa
Jordy Wehrmann menyebut saat itu terjadi kendala bahasa, sehingga apa yang ia maksud mungkin tidak dapat ditangkap dengan baik oleh Shin Tae-yong dan PSSI, begitu juga sebaliknya.
Saat itu Jordy Wehrmann sedang dalam proses kepindahan dari Feyenoord Rotterdam ke klub Swiss, FC Luzern. Ia sempat meminta waktu terlebih dahulu kepada Shin Tae-yong dan PSSI.
"Tolong beri saya waktu, saya ingin fokus dulu pada transfer saya, agar semuanya beres, saya akan pergi ke negara baru," jelas Jordy.
"Dan saya menunggu, menunggu, menunggu, dan kemudian saya rasa setelah enam atau tujuh bulan, saya melihat berita 'Jordy menolak Timnas', tetapi itu tidak pernah terjadi, dan saya rasa itu adalah salah komunikasi dari kedua belah pihak. Mereka merasa saya tidak menginginkannya," sambungnya.
Opsi Menarik
Jordy Wehrmann kemudian mengambil langkah menarik dalam kariernya. Ia rela meninggalkan Eropa dan pindah ke Madura United pada pertengahan 2024.
Saat ini, Jordy Wehrmann pun masih menjadi bagian dari Madura United. Bahkan, pemain berusia 26 tahun itu memegang peran krusial di lini tengah Laskar Sape Kerrab.
Jordy Wehrmann pun menyatakan kesiapannya jika nanti mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia yang kini ditukangi John Herdman.