Bola.com, Jakarta - Spekulasi mengenai masa depan Maarten Paes akhirnya menemukan titik terang. Setelah beberapa pekan terakhir kiper Timnas Indonesia itu sibuk meredam rumor kepindahan ke Persib Bandung di media sosial, arah kariernya justru menguat menuju Belanda.
Klub raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam, disebut sudah berada di barisan terdepan untuk mendapatkan jasa Paes. Kabar ini mencuat seiring laporan sejumlah jurnalis transfer ternama yang menyebut kesepakatan dengan FC Dallas telah tercapai.
Jika rampung, kepindahan ini bukan sekadar transfer biasa. Bagi Paes, ini adalah kesempatan kembali ke tanah kelahirannya sekaligus melangkah ke panggung sepak bola Eropa level atas setelah meniti karier di Major League Soccer.
Bagi FC Dallas, keputusan melepas Paes juga sarat konteks. Perubahan hierarki di bawah mistar, dinamika skuad, hingga momen nilai pasar yang dianggap tepat membuat pintu kepergian sang kiper kian terbuka.
Kesepakatan Ajax dan FC Dallas Sudah Tercapai
Kabar kesepakatan ini pertama kali dilaporkan oleh Fabrizio Romano dan Tom Bogert. Keduanya menyebut Ajax dan FC Dallas telah mencapai kata sepakat untuk transfer permanen Maarten Paes.
“Ajax sepakat merekrut Maarten Paes dari FC Dallas di MLS dengan status permanen. Kontrak hingga Juni 2029, tes medis berikutnya setelah kesepakatan tercapai dan dituntaskan oleh agen SEG Boy Kuijpers,” tulis Fabrizio Romano.
Tom Bogert menguatkan laporan tersebut dengan menegaskan proses akhir sedang dirampungkan. “Ajax sedang memfinalisasi kesepakatan untuk merekrut kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, dari FC Dallas,” tulis Bogert.
Dalam laporan yang sama disebutkan, Paes berusia 27 tahun dan sudah mencatatkan 128 penampilan bersama FC Dallas. Ia kembali ke Belanda setelah sebelumnya hijrah dari FC Utrecht ke MLS.
Dari Pilar FC Dallas hingga Tergusur di Akhir Musim
Perjalanan Paes di FC Dallas sejatinya cukup solid. Ia sempat menjadi andalan utama di bawah mistar dan membangun reputasi sebagai kiper yang konsisten di MLS.
Namun, situasi berubah menjelang akhir musim. Paes kehilangan status kiper utama setelah posisi tersebut direbut oleh penjaga gawang muda binaan akademi klub, Michael Collodi. Pergeseran ini membuat masa depannya di Dallas kian abu-abu.
Di saat yang bersamaan, performa Paes pada 2025 juga disebut tidak berada di level terbaiknya. Ditambah kegagalan Timnas Indonesia mengamankan tiket ke Piala Dunia, sinyal perpisahan terasa semakin kuat.
FC Dallas sejatinya berharap bisa mempertahankan Paes untuk musim berikutnya dan menciptakan persaingan sehat dengan Collodi. Klub juga berharap 2026 bisa menjadi momen kebangkitan bagi Paes. Namun, realitas di bursa transfer berkata lain.
Nilai Transfer dan Peluang Emas bagi Paes
Belum ada keterangan resmi mengenai nilai transfer yang disepakati. Meski demikian, laporan menyebut FC Dallas berpeluang mengantongi dana di kisaran 1 juta dolar Amerika Serikat dari penjualan Paes ke Ajax.
Dari sudut pandang klub, ini dianggap sebagai waktu yang tepat untuk melepas sang kiper. Statusnya yang mulai terpinggirkan membuat nilai pasarnya dinilai tidak akan lebih tinggi dari momen saat ini.
Sementara bagi Paes, tawaran dari Ajax nyaris mustahil ditolak. Kesempatan membela klub dengan sejarah panjang di Eropa, tampil di kompetisi elite, dan kembali ke Belanda menjadi paket lengkap bagi kelanjutan kariernya.
Ajax pun berpotensi mendapatkan dukungan tambahan dari penggemar Indonesia dan basis fans FC Dallas yang mengikuti perjalanan Paes. Sebuah transfer yang bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal cerita besar di baliknya.