Bola.com, Jakarta - Michael Carrick mengawali kariernya sebagai manajer interim Manchester United dengan hasil impresif. Namun, bukan hanya hasil pada pertandingan resmi yang membuat para pemain terkesan.
Di lapangan latihan pun, mantan gelandang elegan Timnas Inggris itu masih mampu memperlihatkan sentuhan magisnya dan membuat anak asuhnya kehilangan kata-kata, termasuk Harry Maguire.
Carrick dipercaya menangani Manchester United pada 13 Januari 2026 hingga akhir musim ini. Dia menggantikan Ruben Amorim yang dipecat Tim Setan Merah pada 5 Januari 2026.
Keputusan itu langsung berbuah manis. Dalam dua laga pertamanya, Carrick membawa Manchester United menumbangkan dua raksasa Premier League, Manchester City (2-0) dan Arsenal (3-2) dengan permainan dominan dan strategi yang dieksekusi nyaris tanpa cela.
Kemenangan dramatis atas Arsenal bahkan mengantar MU naik ke peringkat keempat klasemen sementara Premier League, sekaligus membuka peluang besar lolos ke Liga Champions musim depan.
Lebih dari sekadar hasil, perubahan gaya bermain menjadi sorotan. MU yang sebelumnya tampil kaku kini bermain lebih lepas, agresif, dan kembali memikat pendukungnya.
Merasa Terkesan
Harry Maguire mengungkap kesan mendalam terhadap dampak awal Michael Carrick di Manchester United. Kapten MU tersebut mengaku tak terkejut dengan cara Carrick memimpin tim, tetapi tetap dibuat terpukau dengan kualitas sang pelatih di sesi latihan.
"Semua berjalan sangat baik. Saya benar-benar terkesan dengan cara dia datang dan membawa dirinya," ujar eks bek Leicester City tersebut.
"Saya sudah mengenal Michael sejak lama, termasuk saat dia menjadi bagian staf pelatih di era Ole Gunnar Solskjaer. Jadi, saya tahu kualitasnya," lanjut Harry Maguire.
Masih Punya Sentuhan Magis
Maguire menyebut Carrick selalu piawai berbicara di ruang ganti dan mampu menyampaikan pesan dengan jelas kepada pemain. Situasi itu kini kembali terlihat sejak hari pertama Michael Carrick mengambil alih tim.
Tak hanya memberi instruksi dari pinggir lapangan, Carrick juga turun langsung dalam sesi latihan. Bahkan, dia masih punya sentuhan magis dengan mendemonstrasikan latihan operan. Kualitasnya pun belum pudar.
"Dia memimpin sebagian besar sesi latihan. Masih ikut demo passing, dan dia masih bisa mengirim bola menembus garis pertahanan seperti dulu," kata Maguire.
"Kemarin dia cuma melakukan dua umpan, sementara kami semua mungkin sudah 300 kali. Tetapi dua umpannya itu yang terbaik dari semuanya. Jujur, saya sampai terpukau," sanjungnya.
Sumber: The Peoples Person