Bola.com, Jakarta - Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, memastikan Jean-Paul van Gastel masih menjadi bagian klub untuk musim depan. Saat ini, manajemen sudah menjalin komunikasi intens terkait perpanjangan kontrak pelatih asal Belanda itu.
Razzi mengatakan ketika kali pertama meneken kontrak dengan PSIM, Van Gastel hanya diikat selama semusim. Keputusan itu diambil sebagai langkah antisipatif, mengingat sang pelatih merupakan debutan di sepak bola Indonesia.
"JP tanda tangan kontrak dengan PSIM berdurasi satu tahun karena kami masih belajar. Ya belajar untuk meminimalisir risiko saat itu. Untuk pemain dan pelatih asing yang baru pertama kali gabung di Indonesia kami sodorkan semusim,” ujar Razzi.
Meski begitu, pembicaraan terkait perpanjangan kontrak sebetulnya sudah berlangsung sejak November tahun lalu. Van Gastel disebut merasa nyaman tinggal di Yogyakarta dan bekerja bersama Laskar Mataram.
"JP juga sudah menyatakan suka dan nyaman tinggal di Jogja dan di PSIM juga nyaman kerjanya. Sekarang sudah berjalan untuk perpanjangannya. Kalau untuk durasi saya belum bisa kasih tahu, nanti akan kami announce,” jelasnya.
Soal Staf Pelatih Musim Depan
Ditanya soal kemungkinan merekrut asisten pelatih asing, Razzi Taruna memberikan jawaban. Diketahui saat ini PSIM hanya memiliki Jorge Gomez Alba sebagai pelatih fisik dari luar negeri.
"Staf yang saya bawa sekarang adalah staf pelatih lokal yang kemarin bawa PSIM ke Liga 1. Saya ingin kasih reward karena kemarin saya puas dengan kinerjanya mereka semua, coach Erwan, coach Didik, dan lain-lainnya itu kami perpanjang," katanya.
Namun, untuk musim depan keputusan terkait komposisi staf pelatih sepenuhnya akan diserahkan kepada Van Gastel. Manajemen tak lagi memberikan perlakuan khusus atau ‘reward’ bagi staf lama.
"Saya sudah ngomong sama JP untuk musim depan reward sudah tidak ada lagi. Jadi pelatih lokal atau yang nanti akan dipertahankan itu murni keputusanmu. Untuk persiapan musim depan saya akan tanya sama pelatih kepala,” papar Razzi.
Tergantung Pelatih
Pria berkacamata itu juga mengungkapkan, Van Gastel sejauh ini merasa nyaman dengan susunan staf yang ada, meski peluang menambah atau membawa asisten pelatih asing tetap terbuka.
“Kemarin saya sempat bicara sama coach, ini enggak final tapi beliau sudah nyaman dengan yang sekarang. Tapi kita enggak tahu ke depan seperti apa. Kalau memang dia butuh bawa asisten pelatih, kami akan bantu,” beber Razzi.
Satu hal pasti, masa depan staf pelatih PSIM untuk musim depan berada di tangan Jean-Paul van Gastel. "Untuk musim depan nasib mereka di PSIM bukan tergantung saya tapi pelatih kepala,” pungkasnya.
Di sisi lain, kehadiran Van Gastel sejauh ini berdampak positif bagi Laskar Mataram. Berstatus tim promosi, PSIM kini mampu bercokol di posisi ketujuh klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 30.