Bola.com, Jakarta - Klub legendaris Belanda, Ajax Amsterdam, menggaet penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes pada bursa transfer Januari 2026. Kabar dengan cepat merebak kiper 27 tahun itu kini menyelesaikan kepindahannya ke Johan Cruyff ArenA.
Maarten Paes digaet Ajax dari FC Dallas, klub di MLS yang sudah selama empat tahun dibelanya. Ia juga merupakan kiper andalan Timnas Indonesia, yang telah tampil sepuluh kali untuk skuad Garuda sejak debutnya pada September 2024.
Bahkan pakar transfer kenamaan seperti Fabrizio Romano dan Tom Bogert memberikan bocoran informasi soal kepindahan Paes ke Ajax.
Kesepakatan antara Ajax dan Maarten Paes sudah tercapai, dan tinggal menyelesaikan proses selanjutnya, termasuk tes medis dan tanda tangan kontrak.
Untuk menebus Maarten Paes dari FC Dallas, Ajax harus mengeluarkan dana sebesar 1,2 juta euro atau setara dengan Rp24 miliar. Ajax dikabarkan memenangkan perlombaan merekrut Maarten Paes, setelah Feyenoord mencobanya.
Kembali Pulang
Maarten Paes akan menandatangani kontrak selama 3,5 musim sebagai investasi jangka panjang Ajax. Artinya, kesepakatan ini akan mengikat Paes di Amsterdam hingga pertengahan tahun 2029.
Kabar akan bergabung ke Ajax, membuat Maarten Paes kembali pulang ke kampung halamannya. Diketahui ia memulai debutnya sebagai kiper di NEC Nijmegen pada tahun 2016 dan pindah ke FC Utrecht pada tahun 2018.
Pada 2022, Maarten Paes secara mengejutkan memilih pindah ke klub Amerika FC Dallas, tempat ia bermain selama empat musim terakhir. Kini Ajax hampir membawa kiper Belanda-Indonesia ini kembali ke Eredivisie.
Sudah Diprediksi
Media Amerika Serikat, yakni Bigdsoccer, melalui Drew Epperley mengungkapkan kepindahan Maarten Paes dari FC Dallas ke Ajax Amsterdam bukanlah sesuatu yang mengejutkan.
Drew Epperley memuat tulisannya bahwa Paes pergi dari MLS hanya tinggal menunggu waktu usai periode 2025 yang kurang mengesankan bagi sang kiper.
"Sejujurnya, saya tidak terkejut dengan semua ini. Saya menyatakan di akhir tahun lalu bahwa Paes tidak dibutuhkan lagi oleh FC Dallas dan nilainya mungkin sudah setinggi yang pernah ada saat itu," tulis Drew Epperley, owner sekaligus editor pelaksana dari situs bigdsoccer.
"Ia kehilangan posisi sebagai kiper utama kepada kiper binaan akademi Michael Collodi di akhir tahun dan menyaksikan Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia. Tanda-tandanya sudah terlihat jelas, jika boleh dikatakan demikian," lanjutnya.
Kesempatan Langka
Drew Epperley menambahkan kepindahan Maarten Paes ke Ajax Amsterdam merupakan kesempatan yang sangat istimewa di tengah usianya pada saat memasuki kerier emas sang kiper.
Sementara di sisi lain, nilai transfernya yang belum terungkap secara pasti juga membawa keuntungan tersendiri bagi FC Dallas.
"Di tengah musim panas, saya diberitahu oleh beberapa sumber bahwa klub berharap untuk mempertahankan Paes untuk musim mendatang dan menciptakan persaingan posisi antara dia dan Collodi. Klub juga berharap bahwa tahun 2026 dapat menjadi kebangkitan kembali karier Paes setelah tahun 2025 yang cukup buruk baginya," jelas Drew Epperley.
"Meskipun belum ada pernyataan resmi tentang berapa biaya transfer yang kemungkinan akan didapatkan klub untuk Paes, saya rasa masuk akal jika FC Dallas mendapatkan sekitar 1 juta dollar AS (Rp18 miliar) untuknya dari Ajax."
"Sedangkan untuk Paes, saya rasa kesempatan bermain untuk klub seperti Ajax adalah sesuatu yang sulit untuk dilewatkan. Ajax kemungkinan akan mendapatkan beberapa penggemar dari Dallas dalam transaksi ini," tandas Drew Epperley.
Sumber: Bigdsoccer