BRI Super League: Lewat Skema Transfer, PSIM Resmi Lepas Kasim Botan ke Semen Padang

PSIM Yogyakarta resmi berpisah dengan winger, Kasim Botan, pada bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 29 Januari 2026, 22:30 WIB
Pemain PSIM Yogyakarta, Kasim Botan. (Media PSIM)

Bola.com, Jakarta - PSIM Yogyakarta resmi berpisah dengan winger, Kasim Botan, pada bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

Kabar kepergian pemain berusia 28 tahun itu diumumkan melalui akun Instagram resmi klub pada Kamis (29/1/2026) malam WIB. Kasim Botan dilepas ke sesama kontestan Super League, Semen Padang.

Advertisement

Kesepakatan antara kedua klub ini melibatkan mekanisme transfer. Hal itu disampaikan manajer PSIM, Razzi Taruna. "Kami sudah sepakat untuk transfer Kasim Botan ke Semen Padang di putaran kedua ini,” ujarnya.

"Pertimbangan utamanya adalah kebutuhan jam terbang karena di posisi Kasim saat ini persaingannya sangat ketat. Kami ingin dia tetap kompetitif dan mendapatkan menit bermain yang cukup di level tertinggi di klub barunya," terangnya.

 


Demi Keseimbangan Skuad

Dirut dan Manajer PSIM Yogyakarta, Liana Tasno dan Razzi Taruna. (Bola.com/Ana Dewi)

Selain menit bermain, keputusan menjual Kasim Botan juga berkaitan dengan upaya manajemen menjaga keseimbangan komposisi tim pada paruh musim. PSIM berencana melakukan penyesuaian jumlah pemain demi membuka ruang bagi rekrutan anyar.

"Kami memutuskan ini sebagai salah satu jalan untuk efektivitas memperkuat skuad. Tim harus dikurangi untuk kemudian kami bisa merekrut satu pemain baru,” kata Razzi Taruna.

Ia menambahkan, pemain yang akan didatangkan Laskar Mataram nantinya berposisi bek tengah dan berstatus pemain asing, sesuai rekomendasi pelatih kepala Jean-Paul van Gastel.

"Pemain baru ini posisinya bek tengah dan dia seorang pemain asing,” sambung pria berkacamata tersebut.

 


Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih

Pemain PSIM Yogyakarta, Kasim Botan. (Media PSIM)

Razzi Taruna menyampaikan apresiasi atas pengabdian pemain kelahiran Andonara, Nusa Tenggara Timur itu selama memperkuat Laskar Mataram. Dia berharap Kasim bisa meraih kesuksesan bersama klub barunya.

"Karena kontrak Kasim di PSIM hanya satu musim, maka praktis kerja sama kami berakhir seiring dengan transfer ini,” jelas Razzi Taruna.

"Tentu harapannya dia bisa memberikan kontribusi maksimal di Semen Padang dan terus menjaga performa terbaiknya di sisa musim ini,"

Direkrut pada 1 Juli 2025, karier Kasim bersama PSIM tidak berjalan mulus. Dia hanya mencatat sekali penampilan atau delapan menit bermain dari 18 pertandingan di BRI Super League musim lalu.

Berita Terkait