Pelatih Go Ahead Eagles Kecewa Berat Dean James cs. Gagal Melaju Jauh di Liga Europa, Kritik Kualitas Kompetisi Eredivisie

Kata-kata pelatih Go Ahead Eagles, Melvin Boel, setelah timnya, yang juga diperkuat Dean James, tersingkir dari Liga Europa 2025/2026.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 30 Januari 2026, 08:30 WIB
Bek Sporting Braga bernomor punggung 15 asal Portugal, Paulo Oliveira (kiri), dan penyerang Go Ahead Eagles bernomor punggung 16 asal Swedia, Victor Edvardsen (kanan), berebut bola selama pertandingan UEFA Europa League - fase Liga, Matchday 8 - antara Go Ahead Eagles dan SC Braga di stadion De Adelaarshorst di Deventer, Jumat (30-1-2026) dini hari WIB. (Vincent Jannink/ANP/AFP)

Bola.com, Jakarta - Langkah Go Ahead Eagles yang diperkuat pemain Timnas Indonesia, Dean James, terhenti di fase penyisihan Liga Europa 2025/2026.

Mereka hanya bisa meraih hasil imbang 0-0 saat menjamu wakil Portugal, Braga, pada laga terakhir League Phase, Jumat (30-1-2026) dini hari WIB.

Advertisement

Dituntut untuk menang atas Braga di kandang sendiri, di De Adelaarshorst Stadium, Go Ahead Eagles kesulitan mengimbangi permainan lawan. Mereka kalah dari penguasaan bola maupun jumlah peluang yang diciptakan.

Hasil imbang di partai terakhir ini, memaksa Go Ahead Eagles tersingkir karena finis di urutan ke-28 dengan poin tujuh saja.

Tim berjuluk Elang ini terlempar dari peringkat 24 besar, sebagai syarat bisa melaju ke play-off fase gugur Liga Europa.

Menariknya, seluruh tim asal Belanda rontok di Liga Europa musim ini. Selain Go Ahead Eagles, ada FC Utrecht, dan Feyenoord yang ikut tersingkir usai hasil jeblok yang didapatkan.


Komentar Pelatih Go Ahead Eagles

Pelatih Go Ahead Eagles, Melvin Boel, terlihat menjelang pertandingan UEFA Europa League - Fase Liga, Matchday 8 - antara Go Ahead Eagles dan SC Braga di stadion De Adelaarshorst di Deventer, Jumat (30-1-2026) dini hari WIB. (Vincent Jannink / ANP / AFP

Go Ahead Eagles mengawali Liga Europa musim ini dengan hasil cukup baik. Mereka menggilas tim mapan seperti Panathinaikos bahkan Aston Villa, tetapi mereka gagal mempertahankan konsistensi hingga laga ke delapan, dan dampaknya, harus tersingkir.

Pelatih Go Ahead Eagles, Melvin Boel, berbicara setelah timnya tersingkir dari Liga Europa.

Ia mengaku kecewa tidak hanya karena kegagalan timnya, melainkan juga menyayangkan kualitas kompetisi Eredivisie yang membuat klub-klub Belanda kesulitan bersaing di Eropa.

Klub-klub Belanda merosot di persaingan antarklub Eropa musim ini. Dua wakil mereka di Liga Champions juga gugur di fase penyisihan, yakni PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam.

"Ini tidak bagus. Lalu, pertanyaannya adalah, apakah Go Ahead harus menjadi tim yang menjaga koefisien Belanda tetap tinggi? Terkadang Anda harus menghadapi hal itu. Sebagai negara kecil, Anda tidak dapat bersaing dengan jumlah uang tertentu, dan klub-klub Belanda selalu kehilangan pemain top mereka setelah sukses," ujar Melvin Boel dikutip dari Voetbal Primeur.


Penampilan Dean James

Dean James, bek kiri naturalisasi Timnas Indonesia dan Go Ahead Eagles. (Dok. ga-eagles.nl)

Dean James masih diturunkan sebagai starter oleh Melvin Boel saat melawan Braga. Ia bermain selama 90 menit, dan tak tampil buruk dengan rating 7,1 via Fotmob.

Kendati akurasi passingnya hanya di angka 70 persen, ia sukses melakukan delapan defensive contribution, tiga kali mengirimkan bola ke wilayah pertahanan lawan.

Tak cukup sampai di situ, ia melancarkan tujuh sapuan demi menghindarkan timnya dari kebobolan, satu intersep, sembilan recoveries.

Pemain berusia 25 tahun itu digantikan Julius Dirksen pada menit ke-90.

Selanjutnya, Dean James dkk. langsung mengalihkan fokus di kompetisi domestik. Go Ahead Eagles dijadwalkan melawat ke markas Volendam pada lanjutan pekan ke-21 Eredivisie di Kras Stadion, Senin (2-2-2026) dini hari.

 

Sumber: Voetbal Primeur

Berita Terkait