Klub Sultan Nekat! JDT Langsung Mainkan 3 Pemain Naturalisasi Malaysia setelah CAS Cabut Sanksi 1 Tahun FIFA

Johor Darul Ta'zim (JDT) memanfaatkan celah hukum untuk kembali memainkan tiga pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Ketiganya adalah Jon Irazabal, Hector Hevel, dan Joao Figueiredo.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 30 Januari 2026, 11:30 WIB
Timnas Malaysia. (Bola.com/Dok.Facebook Timnas Malaysia).

Bola.com, Johor Bahru - Johor Darul Ta'zim (JDT) memanfaatkan celah hukum untuk kembali memainkan tiga pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Ketiganya adalah Jon Irazabal, Hector Hevel, dan Joao Figueiredo.

Ketiganya diturunkan oleh pelatih JDT, Xisco Munoz, ketika berhadapan dengan Shan United dalam matchday keempat ASEAN Club Championship 2025/2026.

Advertisement

Ketiganya bermain sebagai starter, tetapi lantas digantikan di babak kedua untuk membantu JDT membantai Shan United 3-0 di Sultan Ibrahim Stadium, Johor Bahru, Kamis (29-1-2026).

Penampilan ini menjadi yang pertama untuk ketiganya setelah mendapatkan hukuman dari FIFA akibat skandal naturalisasi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pada akhir September 2025.


Sanksi FIFA kepada 7 Pemain

Johor Darul Ta'zim (JDT). (Bola.com/Dok.Facebook JDT).

Ketiganya bersama empat pemain naturalisasi Malaysia lainnya yang terdiri dari Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holago, dan Imanol Machuca disanksi larangan tampil selama setahun plus denda 2.000 franc Swiss atau setara Rp43 juta.

Ketujuhnya dianggap dinaturalisasi oleh FAM, yang juga didenda 350.000 franc Swiss (Rp7,6 miliar), menggunakan dokumen palsu untuk mengelabui Statuta FIFA.

Setelah mengajukan banding kepada FIFA dan ditolak, FAM membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS).

Bos JDT, Tunku Ismail Idris, adalah putra Raja Malaysia yang menggagas proyek naturalisasi tujuh pemain itu.


Dicabut CAS

FAM Malaysia logo. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Pada Senin (26/1/2026), FAM mengabarkan bahwa CAS menangguhkan hukuman untuk ketujuh pemain naturalisasi itu, hal ini berarti, Joao Figueiredo dkk. bisa kembali berlaga.

"Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) ingin menyampaikan bahwa Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) telah mengabulkan permohonan Penangguhan Pelaksanaan (Stay of Execution) yang diajukan oleh tujuh pemain tim nasional, yakni Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel," tulis FAM dalam situsnya.

"Keputusan ini berarti sanksi larangan beraktivitas selama 12 bulan dari seluruh kegiatan sepak bola yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain Harimau Malaya tersebut ditangguhkan untuk sementara waktu, dan mereka diperbolehkan melanjutkan karier serta mengikuti aktivitas apa pun yang berkaitan dengan sepak bola hingga putusan akhir atas banding di CAS ditetapkan," jelasnya.