Hector Souto Tantang Pemain Timnas Indonesia Berkarier di Luar Negeri: Jika Terus di Sini, Akan Sulit Meningkatkan Level

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menantang para pemainnya di Piala Asia Futsal 2026 untuk bermain di luar negeri demi pengembangan karier.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 30 Januari 2026, 14:00 WIB
Pemain Timnas Futsal Indonesia merayakan kemenangan atas Korea Selatan pada laga pertama Grup A Piala Asia 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, pada Selasa (27/1/2026) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menantang para pemainnya di Piala Asia Futsal 2026 untuk bermain di luar negeri demi pengembangan karier.

Mayoritas pemain Timnas Futsal Indonesia bersinar di Piala Asia Futsal 2026 setelah menyegel tiket ke babak perempat final berkat meraih dua kemenangan dari dua pertandingan awal.

Advertisement

Timnas Futsal Indonesia menghajar Timnas Futsal Korea Selatan dengan lima gol tanpa balas pada Selasa (27/1/2026) dan Timnas Futsal Kirgistan 5-3 pada Kamis (29/1/2026).

"Ini pengalaman bagus bagi pemain kami karena kami mulai bermain di pertandingan internasional seperti ini, dengan tekanan dan sebagainya," ujar Souta.


Ungkapan Hector Souto

Pemain Timnas Futsal Indonesia, Firman Adriansyah (kiri) merayakan gol yang dicetaknya saat melawan Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026, Kamis (29/1/2026) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Keberadaan pemain Kirgistan di berbagai kompetisi luar negeri menunjukkan keterbukaan sistem pembinaan terhadap pengalaman lintas negara yang kompetitif dan beragam.

"Kirgistan memiliki dua pemain yang bermain di Rusia, empat pemain di Armenia, dan tiga-empat pemain di Uzbekistan," jelas Souto.

"Saya harap suatu hari pemain Indonesia juga bisa bermain di luar negeri, karena menurut saya dalam beberapa hal kita hidup dalam gelembung, dan kita perlu meledakkan gelembung itu," tutur Souto.

Sejumlah pemain Indonesia sebenarnya pernah abroad seperti Bambang Bayu Saptaji ke China dan Brunei Darussalam, Evan Soumilena ke Portugal, hingga Muhammad Iqbal Pasaribu ke Malaysia.


Penilaian Hector Souto

Souto menilai kompetisi domestik saja tidak cukup untuk mendorong lonjakan kualitas pemain Timnas Futsal Indonesia secara berkelanjutan tanpa paparan tantangan yang lebih tinggi.

"Karena jika kita terus bermain di sini saja, akan sulit untuk meningkatkan level," imbuh Souto.

"Jadi, menurut saya ada dua cara yaitu mengundang pemain luar negeri untuk bermain di sini, atau membiarkan pemain kita, serta merencanakan untuk pemain kita, bermain di luar negeri," jelasnya.

Berita Terkait